Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Agustus 2023 | 23.18 WIB

Lewat Sekolah Vokasi di Jateng, SDM Terampil Disiapkan Buat Bangun Infrastruktur Hijau

Gubernur Jateng Ganjar berada di tengah-tengah siswa usai menyepakati kerja sama revitalisasi 7 SMK di Jateng bersama Konsorsium Pengusaha Peduli Sekolah Vokasi RI di SMK Negeri 8, Kota Solo, Rabu (1/3) siang. (Istimewa) - Image

Gubernur Jateng Ganjar berada di tengah-tengah siswa usai menyepakati kerja sama revitalisasi 7 SMK di Jateng bersama Konsorsium Pengusaha Peduli Sekolah Vokasi RI di SMK Negeri 8, Kota Solo, Rabu (1/3) siang. (Istimewa)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyiapkan sumber daya manusia (SDM) terampil untuk membangun infrastruktur hijau Indonesia di masa depan lewat kehadiran sekolah vokasi di Jateng.

“Yuk kita proyeksikan apa nanti yang kurang. Hipotesisnya satu, SDM kita. Maka SDM kita inilah yang mesti kita dorong,” kata Ganjar dalam Rakernas Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Bidang Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Infrastruktur di Hotel Tentrem, Kota Semarang, Jateng, Kamis (31/8).

SMKN Jateng menjadi sekolah vokasi yang terus digenjot Ganjar untuk peningkatan kualitas SDM. Sekolah itu mengusung model boarding school dengan menggratiskan biaya sekolah, makan, dan mess untuk siswa dari keluarga tidak mampu.

Adapun Ganjar telah membangun 3 SMKN Jateng, yakni di Semarang, Pati, dan Purbalingga. Semua sekolah itu dilengkapi fasilitas penunjang belajar, kesempatan beasiswa luar negeri, dan kerja sama industri penyerap tenaga kerja.

SDM yang lahir dari SMKN Jateng diproyeksikan Ganjar sebagai generasi pembangun infrastruktur hijau di masa depan. Sehingga, roda perekonomian yang 10 tahun dibangun Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa dilanjutkan.

“SDM sekarang mesti kita genjot sehingga yang memelihara dan mengembangkan infrastruktur ke depan termasuk yang orientasi pada teknologi ramah lingkungan, insya Allah bisa kita dapatkan,” jelas Ganjar.

Ganjar mengatakan, SDM di Indonesia akan semakin gencar menggerakan infrastruktur hijau apabila SMKN Jateng direplikasi ke seluruh provinsi di Indonesia. Apalagi kurikulumnya telah disesuaikan dengan kebutuhan industri penggerak ekonomi hijau.

“Maka kalau desain itu dari awal bisa kita lakukan dengan baik, maka SMK itu menjadi on the job training dalam waktu panjang, tiga tahun dan ketika lulus pasti terserap,” kata Ganjar.

Ganjar berharap, infrastruktur hijau di masa depan dapat terus dikembangkan untuk menjadikan Indonesia semakin hebat dan sejajar dengan negara-negara maju di dunia.

“Nanti infrastrukturnya pun diarahkan pada green technology. Ini menurut saya adalah sesuatu yang responsif dan peka terhadap kondisi lingkungan,” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore