Petugas Polres Bantul mengecek lokasi kejadian. (Dok Polres Bantul)
JawaPos.com – Syakira Meandra Qadisah Febriana, 18, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang bunuh diri dengan lompat dari lantai 4 asrama kampus, seharusnya menjalani konseling psikologi hari ini, Senin (2/10).
Ia mengatakan bahwa kampus memiliki data mahasiswa yang mendapatkan pendampingan khusus, dalam hal ini psikologi, di mana Syakira termasuk di dalamnya.
“Mengingat riwayat kesehatan almarhumah sebelum masuk menjadi mahasiswa UMY. Tim Psikolog dibantu Konselor Sebaya yang ditugaskan telah melakukan pendampingan dan memberi rujukan untuk berkonsultasi lanjutan," kata Faris, seperti dilansir dari Radar Jogja (Jawa Pos Group), Senin (2/10).
Ia menambahkan, Syakira yang merupakan mahasiswa semester satu jurusan Ilmu Komunikasi itu, telah dijadwalkan menjalani sesi konseling lanjutan di hari di mana ia bunuh diri. Pihak kampus pun sudah menghubungi keluarga, berkaitan dengan kabar meninggalnya Syakira.
Lebih lanjut, Farid juga berkomitmen bahwa UMY akan memfasilitasi segala keperluan perawatan mendiang Syakira, mulai dari biaya rumah sakit, santunan kematian, hingga kepulangan jenazah ke kampung halaman.
Baca Juga: Kronologi Mahasiswi UMY Bunuh Diri Lompat dari Lantai Empat Asrama, Terjun dan Jatuh Telungkup
“UMY melalui LPKA berkomitmen kuat dan akan terus melakukan bimbingan dan pendampingan kepada teman-teman dekat almarhumah yang membutuhkan pendampingan psikologis setelah mengetahui kejadian tersebut,” terangnya.
Diketahui sebelumnya, Syakira ditemukan jatuh dari lantai empat asrama kampus pada hari ini, Senin (2/10) sekitar pukul 6.15 WIB.
Ia dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dibawa ke rumah sakit, dan didapati mengalami sejumlah luka serius seperti luka di kepala bagian belakang, luka dalam, patah kaki kiri bagian bawah, lecet pada kaki dan tangan.
Menurut keterangan kepolisian berdasarkan barang bukti dan keterangan saksi, Syakira melakukan bunuh diri karena mengalami depresi.
Ia diduga mengonsumsi obat bodrex sebanyak 20 biji dalam waktu bersamaan pada malam hari sebelumnya.
Setelah itu, Syakira dibawa ke rumah sakit karena mengalami muntah-muntah usai minum obat dalam jumlah banyak. Namun kemudian ia dipulangkan kembali ke asrama.
Syakira pun sempat mengirimkan pesan suara yang berisi keinginannya untuk mengakhiri hidup. Ia juga pernah berkelakar tentang apakah lompat dari lantai empat akan mati atau tidak.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
