
Gajah betina bernama Riska baru saja melahirkan anak jantan di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur / sumber: Antara
JawaPos.com – Pada Sabtu (11/11), seekor Gajah Sumatera atau yang bernama latin Elephas Maximus Sumatranus telah lahir di Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Sebagai salah satu identitas dari Provinsi Lampung dan spesies yang dilindungi, gajah Sumatera memang dapat ditemui di Taman Nasional yang berlokasi di Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.
Taman Nasional Way Kambas sebagai salah satu dari dua wilayah konservasi berbentuk taman nasional di Provinsi Lampung, selain Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), telah berperan sebagai kawasan pelestarian alam sejak 1936.
Gajah Sumatera sebagai satwa dilindungi sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjadi prioritas dalam pengelolaan TNWK.
Dikutip dari Antara pada Selasa (14/11), pihak Humas Balai TNWK, Sukatmoko, mengumumkan pada hari Selasa (14/11) bahwa bayi Gajah Sumatera ini merupakan hasil kelahiran dari induk yang bernama Riska di Camp Elephant Rescue Unit Bungur.
Camp Elephant Rescue Unit Bungur ini merupakan salah satu dari empat camp yang ada, dimana yang lainnya yaitu Tegal Yoso, Margahayu, dan Harjosari.
Sukatmoko menjelaskan bahwa bayi Gajah Sumatera ini adalah seekor jantan dengan berat badan 108 kilogram, panjang badan 120 sentimeter, lingkar dada 110 sentimeter, dan tinggi bahu 93 sentimeter.
“Bayi gajah ini tampak gemuk dan dalam kondisi sehat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa bayi Gajah Sumatera ini adalah anak kedua dari Riska, dimana anak pertamanya berjenis kelamin betina yang lahir pada tahun 2017 lalu.
Dengan kelahiran ini, diharapkan populasi Gajah Sumatera dapat terus bertambah.
Sebelumnya, pada bulan September sudah ada kelahiran bayi gajah lain di TNWK, sehingga kelahiran bayi dari Gajah Riska ini menandai kelahiran kedua dalam tiga bulan terakhir.
Disebutkan bahwa total gajah yang ada saat ini adalah 81 ekor, terdiri dari 28 ekor di Camp Elephant Rescue Unit dan 33 ekor di Pusat Latihan Gajah.
Setelah besar, gajah akan dipindahkan ke Pusat Latihan Gajah (PLG) untuk mendapat pelatihan.
Gajah yang sudah terlatih diharapkan mampu membantu menangani konflik antara manusia dan satwa, penyelamatan satwa, patroli keamanan, serta penggunaan sebagai alat transportasi untuk mengendalikan kebakaran hutan.
Saat ini, induk gajah beserta bayinya sedang dipantau oleh mahout dan tim medis TNWK untuk memastikan kesehatannya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
