
Kartu LC ditarik kembali oleh Pemkab Blora (Dok. R. Kudus/RADAR BOJONEGORO)
JawaPos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora memutuskan untuk menarik lagi kartu Lady Companion (LC) atau pemandu karaoke yang sebelumnya sempat diterbitkan.
Hal itu lantaran terjadi kontroversi di masyarakat dalam menanggapi penerbitan kartu pengenal LC tersebut.
Pemkab Blora dianggap melegalkan adanya pemandu karaoke atau LC dengan penerbitan kartu pengenal itu.
Bupati Blora Arief Rohman menanggapi hal itu dan mengatakan bahwa kartu itu masih perlu pembahasan teknis agar panduannya jelas.
Maka untuk mencegah kontroversi berlanjut, pihaknya menarik Kembali kartu pengenal LC tersebut.
“Sementara kita tarik, biar nanti secara teknis acuan panduan yang mengatur pihak penyelenggara tersebut,” ujar Bupati Blora itu seperti dilansir dari Radar Bojonegoro (JawaPos Group).
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya pihak Pemkab Blora telah menerima laporan dari Dinporabudpar terkait adanya kontroversi kartu pengenal LC itu.
Jadi menurutnya pemkab tidak perlu mengurus secara teknis tentang kartu tersebut. Tetapi lebih kepada pengurusan legalitas pengusaha kafe karaoke.
“Nanti biar tugasnya tidak sampai ke teknis. Fungsinya hanya pembinaaan dan pengawasan. Cukup didata dari tempat-tempat hiburan yang legal tersebut jumlah LC -nya berapa. Karena ini terkait dengan pembinaan Kesehatan, jaminan sosial, dan sebagainya agar tertib,” ungkap Arief.
Ia menambahkan bahwa meskipun kartu-kartu yang telah dibagikan ditarik Kembali oleh pihaknya.
Tetapi pengusaha karaoke tetap wajib melaporkan LC yang bekerja di tempat hiburan malam tersebut.
“Untuk kartunya nanti saya sampaikan biar yang ilegal kalau mau lanjut ya harus legal dulu. Nanti soal kartunya yang memberi biar dari pihak penyelenggara yang legal,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinporabudpar Blora, Iwan Setiyarso menyebutkan bahwa kartu pengenal LC diperlukan untuk tanda pengenal data diri.
Hal ini dilakukan sesuai dengan isi Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan pariwisata.
Menurutnya, para pekerja LC perlu mempunyai kartu pengenal agar mudah dalam mendata dan mengidentifikasi. Termasuk juga menangkal penyebaran penyakit seperti narkoba, HIV/AIDS.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
