
MANDEK: Warga berlari di area lapangan sepak bola yang belum selesai dibangun di Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Rabu (7/2). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
JawaPos.com - Lapangan sepak bola yang baru saja dibangun di Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang sudah masuk dalam target pendapatan asli daerah (PAD).
Padahal, proses pembangunan lapangan sepak bola milik pemerintah di Kabupaten Sampang tersebut masih belum rampung dikerjakan.
Hal tersebut disampaikan oleh Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang Marnilem yang menyebutkan bahwa lapangan tersebut belum selesai dibangun.
Bahkan, tahun ini ia menyatakan bahwa pihaknya tidak mempunyai anggaran untuk melanjutkan proyek pembangunan lapangan sepak bola tersebut.
Namun, ia juga tidak menampik bahwa tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) memang mematok target dari lapangan tersebut. Di mana tahun ini target yang harus dipenuhi yakni Rp 30 juta.
Penentuan target APD tersebut dilakukan sebagai langkah optimisme daerah dalam memanfaatkan peluang pendapatan agar tahun depan mendapatkan anggaran untuk melanjutkan pembangunan.
"Lapangan sepak bola tetap kami target retribusi meski pembangunannya belum selesai. Kami masih mengupayakan untuk melanjutkan pembangunan. Siapa tahu nanti ter-cover dalam PAK," ujar Marnilem seperti dikutip dari Radar Madura (Jawa Pos Group), Minggu (28/4).
Sementara itu, Sekretaris PC PMII Sampang Suryadi justru menilai bahwa target PAD untuk lapangan sepak bola tersebut akan sulit terpenuhi.
Hal itu disebabkan belum selesainya proses pembangunan lapangan. Sehingga, disporabudpar seharusnya menyelesaikan terlebih dahulu pembangunan sebelum menentukan target PAD.
Suryadi menambahkan, belum tersedianya fasilitas olahraga di wilayah tersebut berpotensi pada PAD karena fasilitas tersebut dapat menjadi sumber pendapatan daerah.
"Seharusnya pemerintah menyelesaikan dulu pembangunan lapangan sepak bola itu. Bukan berharap pendapatan dari fasilitas mangkrak," pungkasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
