Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Maret 2025 | 18.41 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pastikan Gaji Pekerja Wisata Puncak Bogor yang Dibongkar Dibayar Sebelum Lebaran

Suasana pembongkaran tempat wisata Hibisc Fantasy Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/3/2025). Hendi Novian/ Radar Bogor) - Image

Suasana pembongkaran tempat wisata Hibisc Fantasy Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/3/2025). Hendi Novian/ Radar Bogor)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi memastikan bahwa gaji pekerja kawasan wisata Puncak Bogor, Hibisc Fantasy akan tetap dibayar. Sementara kawasan tersebut beberapa areanya digusur, pekerja akan dipulangkan dan gajinya akan dibayar.

Melalui unggahan swavideo dirinya dikelilingi oleh para pekerja Hibisc Fantasy yang diunggah di Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi menyebut bahwa gaji para pegawai yang sudah tidak lagi bekerja di Hibisc Fantasy Puncak akan tetap dibayar hingga tanggal 27 Maret 2025.

Namun, usai Lebaran para pegawai, harus beralih pekerjaan menjadi menanam pohon dikawasan tersebut agar kembali hijau dan tidak merusak lingkungan.

"Setelah tanggal 27, setelah Lebaran, ganti pekerjaannya, menanam pohon di puncak. Supaya puncaknya hijau, kalau puncaknya hijau, rakyatnya hijau," demikian kata Dedi Mulyadi kepada para pekerja yang disampaikan dalam bahasa Sunda.

Sebelumnya, mengutip Radar Bogor (Jawa Pos Group), Mantan Bupati Purwakarta tersebut menjelaskan, dirinya harus menghentikan proyek pekerjaan di Hibisc.

"Kemungkinan proyek dihentikan dulu, karena melanggar," ungkapnya saat mendatangi area Hibisc Fantasy untuk melakukan pembongkaran pada Kamis (6/3).

Dedi menjelaskan, dirinya harus mengetahui jumlah pekerja agar tidak dirugikan. "Mangkanya saya tanya berapa yang kerja, kan saya harus memikirkan bapak-bapak," tuturnya.

Dedi melanjutkan, sebagian bangunan akan dibongkar. Dedi juga memberikan kompensasi karena pekerja belum mendapat gaji dan agar bisa pulang ke tempat asal.

"Pasti bekerjanya berhenti dulu. Belum gajian. Nanti saya kompensasi untuk bisa pulang ke tempatnya. Mereka engga ngerti apa-apa, nanti aku kasih bantuan kompensasi," ucapnya.

Sebagai informasi, objek wisata Hibisc di Puncak Bogor dibongkar pemerintah, lantaran melanggar perizinan.

Diketahui, lahan yang diberikan ijin oleh Pemkab Bogor lebih dari 5.000 meter persegi, namun pembangunan dilakukan di sekitar 15.000 meter persegi.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore