
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menangis saat memeluk salah satu anak yang dipulangkan dari barak militer. (YouTube Humas Jabar).
JawaPos.com–Angkatan awal siswa-siswi di Jawa Barat (Jabar) yang dibina di barak militer karena kenakalan akhirnya pulang ke rumah masing-masing. Selama beberapa pekan dibina, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengklaim ada perubahan pada diri masing-masing siswa.
Dedi Mulyadi juga menangis saat memeluk para siswa yang baru saja dipulangkan setelah mengikuti pendidikan militer di barak militer. Tangis haru tersebut terjadi setelah upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/5).
Sebanyak 273 anak resmi dipulangkan kepada orang tuanya setelah mengikuti pelatihan militer selama dua pekan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Para siswa telah menyelesaikan rangkaian kegiatan militer, mulai dari upacara di Lapangan Gasibu, parade defile, hingga akhirnya bertemu kembali dengan orang tua mereka.
“Ya gimana ini kan urusannya rasa ya urusan hati, urusan cinta. Siapa sih yang tidak terharu, orang tua bertemu anaknya saat anaknya sudah berubah,” ujar Dedi Mulyadi dilansir dari YouTube Humas Jabar.
Menurut Dedi Mulyadi, momen pertemuan antara anak dan orang tua menjadi bukti keberhasilan program militer dalam menyentuh sisi emosional dan kemanusiaan.
“Ini adalah rasa, karena itu itu saya sampaikan apa yang saya lakukan, dasarnya hati. Kalau yang saya lakukan dasarnya hati, maka diterimanya oleh rasa dan melahirkan cinta,” kata Dedi.
Dilansir via Radar Bogor (Grup Jawa Pos), kepala daerah berusia 54 tahun tersebut menyatakan, pendidikan karakter ini dilandasi rasa cinta dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Bukan sekadar kebijakan administratif, tetapi usaha nyata untuk menunjukkan kehadiran negara dalam menyelesaikan persoalan remaja.
“Ini urusan rasa, bukan urusan-urusan administrasi kenegaraan,” ucap Dedi.
Banyak orang tua yang juga merespons positif dengan mengucapkan terima kasih karena merasa anak-anaknya mengalami perubahan sikap yang lebih baik.
“Jadi, ini salah satu bukti bahwa semua orang, bukan semua orang ya, banyak orang meragukan apa yang dilakukan Pemprov Jabar, tetapi akhirnya waktu yang menjawab,” tandas Dedi Mulyadi.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
