
Parade budaya menampilkan kebaya dan batik. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com–Perkembangan industri batik dan kebaya menjadi salah satu jalan pemberdayaan perempuan. Hal tersebut diamini Ketua Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Jatim Yuli Andriyani.
Seiring pertumbuhan pemakai kebaya, industri fashion tradisional ikut terangkat dan berdampak secara ekonomi bagi para perempuan. Yuli mengatakan, kebaya kini semakin dikenal sebagai pakaian yang lebih modis.
”Bukan lagi sebagai pakaian tradisional, tapi sudah mulai padu padan,” ucap Yuli Andriyani.
Dia menilai kebaya kini sudah digunakan sebagai pakaian sehari-hari. Atasan kebaya sudah bisa dipadukan dengan celana bahan oleh para perempuan. Untuk bekerja atau menghadiri pertemuan tertentu.
Saat ini, industri kebaya menjadi salah satu yang makin pesat bertumbuh. Meski modifikasi semakin kreatif, tapi pakem kebaya tetap disisipkan.
”Kreasi dari desainer juga turut berkembang makin besar. Bahkan dress pesta pun menggunakan brokat seperti kebaya,” terang Yuli Andriyani.
Oleh sebab itu, pihaknya menggandeng segenap komunitas perempuan untuk makin serius mengembangkan budaya dan pemberdayaan perempuan. Selama ini, lanjut Yuli Andriyani, FPPI Jatim baru melaksanakan pelatihan untuk membuat makanan dan beberapa kerja sama lain terkait ekonomi, anti narkoba, kekerasan.
”Nah kali ini untuk isu kebudayaannya,” tutur Yuli Andriyani saat ditemui di kegiatan parade budaya, Minggu (6/6) malam.
Melalui parade budaya tersebut, diharapkan makin banyak perempuan yang memahami kebaya dan batik, serta mau menjaga dan mengembangkannya. Dia berharap akan banyak program pemberdayaan yang lahir lewat kolaborasi dengan beragam komunitas tersebut.
”Kami coba ajak kolaborasi 15 komunitas lainnya,” kata Yuli.
Tak dimungkiri, kemampuan kreasi fashion juga menjadi salah satu jalan keluar dari kondisi ekonomi yang terbatas bagi perempuan. Selanjutnya akan banyak UMKM kebaya, batik, dan fashion yang akan dikembangkan bersama.
”Saat ini kami sudah menaungi yang difabel, sudah ada 5 UMKM,” tegas Yuli Andriyani.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022