
Petugas melakukan pemasangan garis peringatan dan papan segel kepada perusahaan perkebunan sawit yang memicu kebakaran hutan dan lahan di Riau. (Humas Kementerian Lingkungan Hidup)
JawaPos.com - Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen-LH) beberapa waktu lalu mengumumkan penjatuhan sanksi kepada lima perusahaan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Salah satunya adalah PT Tunggal Mitra Plantation (PT TMP). Mereka menyampaikan penjelasan mengenai kasus tersebut.
Tomi Parikesit selaku Regional Controller Region Riau Utara Aceh PT TMP menjelaskan, sehubungan dengan pemberitaan pada 26 Juli 2025 mengenai penyegelan sejumlah perusahaan kelapa sawit terkait Karhutla di Riau, mereka perlu menjelaskan beberala hal.
"Pertama-tama, kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas insiden kebakaran lahan yang terjadi," kata Tomi dalam keterangan tertulisnya (28/7).
Dia mengatakan PT TMP turut merasakan dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan, masyarakat, dan seluruh pihak yang terdampak. Mereka percaya bahwa perlindungan hutan dan lingkungan hidup adalah tanggung jawab bersama yang tidak dapat ditawar.
Kemudian terkait dengan dugaan keterlibatan perusahaan, mereka sampaikan bahwa berdasarkan hasil verifikasi internal serta koordinasi dengan pihak berwenang, titik api yang dimaksud berada di luar wilayah HGU dan area operasional resmi PT TMP.
"Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan dan kepatuhan terhadap regulasi, PT TMP memiliki dan menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) pencegahan dan penanggulangan Karhutla," tuturnya.
Mereka juga telah membentuk dan mengaktifkan tim tanggap darurat yang rutin melakukan patroli, deteksi dini, serta pemadaman jika ditemukan potensi kebakaran. Termasuk di area penyangga di luar konsesi.
Tomi menegaskan komitmen penuh mereka untuk bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan pihak penegak hukum dalam proses investigasi. Termasuk dengan memberikan data, informasi, serta dukungan teknis yang diperlukan.
"Bagi kami, menjaga kelestarian alam dan membangun kepercayaan masyarakat adalah bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab kami sebagai pelaku usaha di sektor perkebunan," pungkasnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
