Ilustrasi pertunjukkan Sound Horeg yang menuai pro dan kontra di Jawa Timur. (Instagram @brengos_proaudio)
JawaPos.com - Seorang ibu di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang bernama Anik Mutmainah, 38 tahun, menghembuskan napas terakhirnya saat menonton karnaval sound horeg.
Insiden tersebut diketahui terjadi pada acara selamatan desa dan peringatan HUT ke-80 RI di Pasirian, Sabtu malam (2/8). Sejumlah sound horeg didatangkan dari Lumajang dan luar Kota untuk memeriahkan acara ini.
Saat itu, korban datang ke acara karnaval bersama kakaknya, Sofia, 54 tahun. Saat asyik menonton, Anik tiba-tiba merasa pusing, lalu ambruk dan tidak sadarkan diri.
"Istri saya saat itu menonton sound horeg dan sempat merekam (pertunjukan) dengan ponselnya, namun kemudian pingsan," ujar suami korban, Mujiarto, dikutip dari Radar Jember, Jawa Pos Group, Selasa (5/8).
Mujiarto mengatakan bahwa sang istri memang gemar menonton pertunjukkan sound horeg. Namun sebelum meninggal, ia memastikan sang istri dalam kondisi sehat.
"Mau bagaimana lagi, namanya umur tidak ada yang tahu. Tetapi kalau perantaranya ya itu (sound horeg), saya ikhlas karena sudah takdirnya," ujar Mujiarto.
Anik sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian, namun nyawanya tak tertolong. Dokter jaga RSUD Pasirian, Yessika mengatakan korban dinyatakan meninggal pukul 22.00 WIB.
"Saat tiba di IGD, pasien sudah dinyatakan meninggal,” ujar Yessika. Ia menuturkan pasien sudah mengalami henti jantung dan henti napas saat tiba di RSUD Pasirian.
Tim dokter sudah melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan Anik. Bahkan saat diberi pertolongan pertama, pasien tidak memberikan respons kehidupan.
"Kami tidak bisa berspekulasi terkait penyebab kematian pasien (Anik Mutmainah), karena diperlukan pemeriksaan forensik lebih lanjut," tukas Yessika.
Kini, korban telah dimakamkan di TPU Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang. Keluarga pun telah merelakan kepergian almarhum dan menerima musibah ini dengan lapang dada.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
