
Dampak longsor yang mengubur 12 rumah di Dusun Tarukahan, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jateng pada Kamis malam (13/11). (BPBD Kabupaten Cilacap)
JawaPos.com - Operasi pencarian korban hilang pasca longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) berlanjut hari ini (15/11). Data terakhir mencatat masih ada 20 korban hilang belum ditemukan. Untuk mempercepat proses pencarian, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menambah jumlah alat berat 2 kali lipat. Dari 4 unit menjadi 8 unit.
Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan menyampaikan bahwa operasi pencarian korban diteruskan mulai pagi ini. Sesuai dengan hasil rapat koordinasi bersama seluruh jajaran di Cilacap tadi malam, pihaknya menambah alat berat yang dikerahkan di lokasi terdampak longsor. Dia memastikan, jika 8 unit alat berat belum cukup, jumlahnya akan kembali ditambah.
”Alat berat yang semulanya 4 unit, kami minta tambah dua kali lipat menjadi 8 unit. Jika nanti masih kurang, akan kami tambah lagi alat beratnya,” ungkap Budi.
Perwira tinggi TNI AD dengan 2 bintang di pundak itu menyampaikan bahwa ratusan personel yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan juga dibantu oleh anjing pelacak dari Polri dan unit K9 Kantor SAR Semarang. Pengerahan anjing pelacak dilakukan guna mendeteksi keberadaan korban hilang yang diduga tertimbun material longsor.
”Selain fokus pada operasi SAR, dalam fase tanggap darurat ini secara paralel BNPB juga berkomitmen untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak. BNPB menyediakan kebutuhan dasar seperti bahan makanan, tenda, selimut, dan matras,” tambah Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.
Longsor di Cilacap terjadi pada Kamis malam. Sebelum longsor terjadi, hujan deras mengguyur daerah tersebut. Warga sempat mendengar suara gemuruh sebelum menyadari longsor sudah melanda. Menurut BNPB, lokasi longsor memang berada di daerah perbukitan. Sehingga material longsor menimbun permukiman warga di atas bukit tersebut.
Data terakhir mencatat sebanyak 3 korban meninggal dunia. Sementara jumlah korban hilang saat ini masih 20 orang. Operasi pencarian dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. BNPB juga sudah mendapat arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk turun langsung dan terlibat dalam penanggulangan bencana yang terjadi di Cilacap.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Prediksi Skor Lecce vs Roma di Liga Italia: Misi I Giallorossi Curi 3 Poin di Stadio Via del Mare!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Celta Vigo vs Athletic Bilbao: Masih Tumpul, Los Leones Terancam Gagal Menang Lagi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG Karena Tak Penuhi SLHS, Ini Data Rinciannya
