
Kondisi di Jembatan Gladak Perak pasca Erupsi Gunung Semeru, Kamis (20/11). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Sempat ditutup karena Erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang pada Rabu sore (19/11), akses Jembatan Besuk - Kobo'an atau yang dikenal dengan Jembatan Gladak Perak mulai dibuka secara terbatas.
"Jembatan Gladak Perak belum dibuka sepenuhnya, masih khusus warga sekitar," tutur Kapolres Lumajang saat ini adalah AKBP Alex Sandy Siregar kepada JawaPos.com di lokasi, Kamis (20/11).
Dari pantauan di lokasi, tampak pepohonan hingga infrastruktur di sekitar Jembatan Gladak Perak, masih tertutup abu vulkanik tebal. Aliran lahar juga masih mengalir deras di jembatan penghubung Lumajang - Kabupaten Malang ini.
"Saat ini masih proses pembersihan. Kami bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Lumajang agar proses pembersihan bisa segera selesai. Kami dari polisi berupaya agar jalur bisa dibuka secepatnya," imbuhnya.
AKBP Alex mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi wilayah terdampak Erupsi Gunung Semeru. Pengemudi yang hendak melintasi Jembatan Gladak Perak juga diminta untuk mengambil alternatif lain.
"Untuk warga Lumajang atau warga yang mau melintas di Jembatan Besuk Kobo'an ini dapat mengambil jalur alternatif terlebih dahulu, karena di sini debunya masih banyak," terang AKBP Alex.
Kendala material erupsi yang masih menutupi area sekitar Jembatan Gladak Perak menjadi alasan mengapa polisi menutup akses. Selain itu, Alex menyebut banyak warga yang ingin datang dan mengabadikan momen erupsi.
"Banyak masyarakat yang malah ingin datang ke sini dan dan mengambil foto, sehingga itu menimbulkan bahaya pengguna jalan," tegasnya.
Sebagai informasi, data sementara pada Kamis (20/11) pukul 05.40 WIB, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno mengatakan jumlah pengungsi dari Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro sekitar 346 orang.
Ratusan orang tersebut mengungsi di berbagai tempat. Di Kecamatan Pronojiwo, ada 4 tempat pengungsian, yakni Balai Desa Oro-Oro Ombo, SDN 04 Supiturang, Masjid Ar-Rahmah, Desa Oro-Oro Ombo, Masjid Nurul Jadid, Desa Supiturang.
Sementara di Kecamatan Candipuro, ada juga 4 tempat pengungsian, yakni Balai Desa Penanggal, SD Negeri 2 Sumberurip, Kantor Kecamatan Candipuro, Rumah Kepala Desa Sumbermujur.
"Untuk korban luka bakar terkena awan panas ada 3 orang. Dua orang dievakuasi kemarin, pasangan suami istri asal Kediri dan pagi tadi satu orang, warga Dusun Umbulan Sumbersari," pungkas Satrio.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022