
Kendaraan macet menuju Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. (Radar Bali)
JawaPos.com - Kepadatan arus kendaraan menjelang Hari Raya Nyepi memicu kemacetan panjang di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Minggu (15/3).
Antrean kendaraan bahkan dilaporkan mencapai sekitar 31 kilometer hingga masuk wilayah Kecamatan Negara, Jembrana.
Merespons kondisi tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) segera mengambil langkah percepatan operasional dengan memprioritaskan pergerakan kapal dari Bali menuju Jawa. Sebagai upaya mengurangi kepadatan, ASDP menerapkan pola operasional penuh Tiba Bongkar Berangkat (TBB).
Melalui skema ini, kapal yang bersandar di Dermaga III Pelabuhan Ketapang hanya melakukan proses bongkar muatan, kemudian langsung kembali ke Gilimanuk tanpa mengangkut kendaraan dari arah Banyuwangi.
"Pemberlakukan pola penuh TBB di Dermaga III Pelabuhan Ketapang mulai diterapkan hari ini sebagai bagian dari percepatan layanan," ujar Sekretaris PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale, dikutip dari Radar Bali (Jawa Pos Group) Senin (16/3).
Sebelumnya, General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menjelaskan bahwa pada tahap awal hanya enam kapal yang menjalankan skema TBB sejak Sabtu (14/3).
Namun karena antrean kendaraan terus bertambah panjang, jumlah kapal yang menerapkan sistem tersebut kemudian ditingkatkan menjadi 11 armada.
"Skema ini kami terapkan agar proses perputaran kapal lebih cepat. Kapal tiba di Ketapang langsung bongkar lalu kembali lagi ke Gilimanuk untuk mengambil kendaraan yang masih antre," jelas Arief Eko.
Untuk mempercepat pelayanan penyeberangan, saat ini sebanyak 35 kapal dioperasikan selama 24 jam penuh di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Jumlah tersebut meningkat dari kondisi normal yang biasanya hanya sekitar 28 kapal.
Tambahan tujuh kapal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas angkut kendaraan secara signifikan.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
