
Ilustrasi pelecehan seksual (JawaPos)
JawaPos.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang mengguncang salah satu pondok pesantren di Kabupaten Pati kini memasuki babak baru. Modus licik oknum pengasuh berinisial S dalam memperdaya santrinya mulai terkuak ke publik.
Oknum tersebut diduga kuat menggunakan tekanan psikologis berbasis doktrin agama. Dengan posisi otoritasnya, S memaksa para santri menuruti keinginan menyimpangnya demi status spiritual tertentu.
Dikutip Radar Pati (JawaPos Group), Kuasa Hukum Korban Ali Yusron membeberkan bahwa pelaku memanfaatkan kepercayaan religius korban. Para santri dipaksa tunduk dengan dalih syarat mutlak agar diakui sebagai pengikut yang setia.
"Oknum tersebut mengatakan bahwa salah satu syarat untuk menjadi ‘umat kiai’ yang sejati adalah dengan menuruti perintahnya, termasuk tindakan yang menyimpang," ujarnya dikutip, Jumat (1/5).
Ali menilai ini bukan sekadar tindak asusila, melainkan penyalahgunaan wewenang dan penyesatan ajaran. Dampaknya sangat fatal bagi kondisi psikologis korban yang mayoritas masih di bawah umur. Bahkan beberapa di antaranya adalah anak yatim piatu yang seharusnya dilindungi.
Delapan Korban Berani Bersuara
Meskipun laporan pertama sudah masuk sejak awal 2024, perkembangan kasus ini baru berprogres signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Keberanian para korban untuk melapor menjadi kunci pembongkaran kasus ini.
Hingga saat ini, tercatat sedikitnya delapan korban telah memberikan keterangan resmi. Namun, jumlah tersebut diprediksi bisa bertambah seiring penyelidikan yang terus berjalan oleh pihak berwajib.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Pati bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Penyelidikan mendalam sedang dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti pendukung tambahan.
Warga sekitar lokasi kejadian sebenarnya sudah lama mendengar desas-desus miring tersebut. Namun, tembok besar kekuasaan di lingkungan pesantren membuat isu ini sulit mencuat hingga akhirnya laporan resmi dibuat.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
