
Polisi melakukan olah TKP di rumah korban pembunuhan di Jalan Kurnia 2, Kecamatan Rumbai, Rabu (29/4). (Polsek Rumbai Pesisir untuk Riaupos.co)
JawaPos.com - Aparat kepolisian di bawah jajaran Polda Riau berhasil menangkap 4 pelaku pembunuhan lansia berusia 60 tahun di Jalan Kurnia 2, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru pada Sabtu malam (2/5). Para pelaku yang tega menghabisi nyawa korban dengan cara dihantam menggunakan balok kayu itu ditangkap di 2 lokasi berbeda.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan oleh Tim Gabungan yang terdiri atas personel Resmob Jatanras Polda Riau dan Satreskrim Polresta Pekanbaru. Bukan di Riau, para pelaku ditangkap oleh petugas kepolisian dalam pelarian mereka di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).
”Alhamdulillah, tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau dan Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil menangkap 4 pelaku kasus curas yang menyebabkan seorang perempuan meninggal dunia di Rumbai, Pekanbaru,” ungkap Arta dikutip dari pemberitaan Riau Pos (Jawa Pos Group).
Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu pun membeber lokasi penangkapan para pelaku. Menurut dia, 2 orang pelaku ditangkap oleh polisi di wilayah Aceh Tengah. Sementara 2 pelaku lainnya ditangkap di Kota Binjai, Sumut. Mereka langsung dibawa ke Pekanbaru untuk menjalani proses hukum atas perbuatan keji yang sudah dilakukan kepada korban.
”Besok siang akan ada jumpa pers terkait detail pengungkapan kasusnya,” ucap Arta.
Penangkapan para pelaku tidak lepas dari upaya pengembangan penyelidikan sejak peristiwa pencurian dengan kekerasan (curas) berujung kematian korban terjadi pada Rabu (29/4). Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menjamin anak buahnya segera menangkap para pelaku.
Hal itu ditegaskan oleh Herry pada Sabtu siang (2/5), beberapa jam sebelum penangkapan. Jenderal bintang dua Polri itu memberi atensi penuh terhadap kasus pembunuhan yang diduga melibatkan mantan menantu korban. Menurut dia, perbuatan para pelaku sangat tidak manusiawi.
”Kejahatan menghilangkan nyawa orang lain menjadi atensi kami, mohon doanya,” kata dia.
Dalam rekaman CCTV yang sudah beredar luas di publik. Tampak para pelaku datang ke rumah korban. Tanpa banyak cakap, salah seorang pelaku langsung menghantamkan balok kayu ke kepala korban. Hantaman dilakukan berulang kali sampai korban tidak sadarkan diri.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
