
Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan dan pemakaman jenazah Bripka (Anumerta) Arya Supena, anggota Ditintelkam Polda Lampung yang gugur saat menjalankan tugas. (Istimewa)
JawaPos.com - Polda Lampung terpaksa menembak mati Bahroni alias Roni pada Jumat pagi (15/5). Pelaku penembakan Bripka Anumerta Arya Supena tersebut ditindak secara tegas karena situasi saat upaya penangkapan berlangsung membahayakan bagi petugas di lapangan.
Menurut Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf, petugas menemukan Roni yang sempat buron di wilayah Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran. Dia berusa melawan dengan menodongkan senjata api ke arah petugas.
”Tersangka melakukan perlawanan secara aktif yang membahayakan tim gabungan menggunakan senjata api rakitan jenis revolver kepada petugas. Tim melakukan tindakan tegas dan terukur, sehingga pelaku tewas di tempat dengan barang bukti satu pucuk senjata api jenis revolver dan satu bilah pisau,” kata Helfi.
Selain senjata api rakitan tersebut, polisi juga menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti lain. Mulai senjata tajam, amunisi, senjata api, dan sepeda motor yang diduga hasil curian. Petugas menduga barang bukti tersebut terkait dengan tindak kejahatan yang dilakukan oleh Roni dan komplotannya.
Secara lebih terperinci, Polda Lampung mengungkap bahwa senjata api yang ditemukan oleh petugas di lokasi penangkapan pelaku adalah pistol jenis HS 9 milimeter dengan nomor seri A204161. Senjata api itu terdeteksi milik anggota kepolisian.
Pasca menindak Roni secara tegas dan terukur, polisi langsung membawa jenazah pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Berdasar hasil pemeriksaan tersangka lain dalam kasus yang sama, Roni diketahui berperan sebagai dalang dan eksekutor aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah Lampung.
Sebelum menangkap Roni dan melumpuhkannya hingga tewas, polisi sudah lebih dulu menangkap seorang tersangka bernama Hamli. Penangkapan Hamli berlangsung di Kecamatan Jabung, Lampung Timur, pada Senin (11/5). Saat hendak ditangkap, Roni juga melawan. Sehingga petugas menembak yang bersangkutan.
”Saat dilakukan upaya paksa, yang bersangkutan melakukan perlawanan aktif kepada petugas dan tim melakukan tindakan tegas dan terukur di bagian kaki,” jelas Helfi.
Arya gugur dalam tugas setelah ditembak oleh pelaku pencurian kendaraan bermotor atau begal di wilayah Pelab Ratu, Bandar Lampung. Aksi pencuri sempat terekam oleh kamera pengawas. Video penembakan Bripka Arya pun viral hingga memicu reaksi keras dari publik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022