
Para prajurit TNI dari Koops TNI Habema mengevakuasi 4 orang pendulang emas. (Koops TNI Habema)
JawaPos.com - Prajurit Koops TNI Habema kembali mengevakuasi pendulang emas. Kali ini, mereka mengevakuasi 4 orang pendulang emas dari Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Papua pada Selasa (26/5).
Evakuasi tersebut dilakukan untuk menghindari potensi serangan kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Operasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XVI Yahukimo yang sudah menelan korban sebanyak 8 pendulang emas.
”Sebanyak 4 orang masyarakat sipil pendulang emas di Kampung Kawe berhasil dievakuasi dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Iwot, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, menggunakan satu unit perahu longboat,” kata Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infanteri M. Wirya Arthadiguna.
Menurut Wirya, 4 orang pendulang emas yang berhasil dievakuasi masing-masing atas nama Yudisthira D. Mudina, Wahyudi, Marjuna Antore, serta Nataniel Tandukalu. Setibanya di Pelabuhan Iwot, petugas medis langsung melakukan pemeriksaan kesehatan dan pendataan lebih lanjut.
Wirya pun memastikan bahwa Koops TNI Habema akan terus melaksanakan langkah-langkah pengamanan, koordinasi, serta pemantauan intensif terhadap situasi keamanan di wilayah Tanah Merah dan sekitarnya. Tujuannya agar korban tidak bertambah.
”Personel Satgas Koops TNI Habema masih terus meningkatkan patroli keamanan diwilayah tersebut, guna memastikan tidak adanya gangguan keamanan yang terjadi kembali” ungkap Wirya.
Selain itu, Koops TNI Habema mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pendulangan emas ilegal yang bertentangan dengan ketentuan dan peraturan pemerintah. Aktivitas pertambangan tanpa izin tidak hanya melanggar hukum, melainkan juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, konflik sosial, dan membahayakan keselamatan jiwa.
Lebih lanjut, Wirya menyatakan, Koops TNI Habema akan terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjamin keamanan jalur evakuasi dan stabilitas keamanan wilayah Papua Pegunungan. Khususnya dari berbagai ancaman kelompok bersenjata TPNPB-OPM yang selama ini mengganggu keselamatan warga sipil.
”Mari tinggalkan konflik dan bersama membangun Papua sebagai tanah damai, tanah harapan, dan masa depan generasi Papua melalui pendidikan, persaudaraan, serta kehidupan yang aman, sejahtera, dan bermartabat,” ajak Wirya.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
