Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Mei 2026 | 15.40 WIB

Update Penyebab Satu Keluarga Tewas di Glamping Temanggung Mulai Terungkap, Diduga Keracunan Gas Barbeque

Ilustrasi jenazah. (Antara) - Image

Ilustrasi jenazah. (Antara)

JawaPos.com - Tragedi memilukan menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang ditemukan tewas di dalam tenda glamping objek wisata Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Polisi kini menemukan bukti baru terkait penyebab kematian empat wisatawan tersebut yang sebelumnya sempat diduga akibat keracunan makanan.

Perkembangan terbaru dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa para korban diduga kuat meninggal dunia akibat menghirup gas beracun saat berada di dalam tenda. Dugaan keracunan gas ini menguat setelah petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan sejumlah barang bukti di lokasi.

Dikutip dari Radar Magelang (JawaPos Group), Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra mengatakan, dugaan keracunan gas itu menguat setelah penyidik menemukan gas portable yang digunakan korban untuk memasak dan barbeque. Pihaknya kini tengah mendalami dua kemungkinan sumber gas beracun tersebut.

"Kemungkinan ada dua, dari gas portable itu sama gas setelah bakar-bakar. Jadi, setelah barbeque-an karena langsung tidur, setelah dia bakar-bakar langsung ditutup pintunya," ujar Mahendra dikutip Jumat (29/5).

Kondisi Tenda Tertutup Rapat Jadi Pemicu Utama

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sirkulasi udara di dalam tenda tersebut dinilai menjadi faktor krusial yang memicu terjadinya tragedi ini. Ketika gas dari aktivitas memasak terjebak di ruang minim ventilasi, dampaknya bisa fatal bagi manusia yang ada di dalamnya.

Ia menjelaskan, kondisi tenda glamping yang relatif tertutup diduga membuat sirkulasi udara tidak berjalan maksimal, sehingga gas terperangkap di dalam ruangan. Kurangnya udara segar membuat gas berbahaya memenuhi area tidur korban tanpa disadari.

"Posisi bbq-an memang agak ke luar tapi kemungkinan masuk (ke tenda). Jadi, ada dua kemungkinan," jelas dia.

Dugaan Keracunan Makanan Terbantahkan oleh Karakteristik Gas CO2

Sebelum ditemukannya bukti penggunaan gas portabel, muncul spekulasi awal yang menyebutkan bahwa sekeluarga tersebut meregang nyawa akibat mengonsumsi makanan BBQ yang terkontaminasi. Namun, seiring berjalannya pemeriksaan fisik pada korban, dugaan itu akhirnya gugur.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore