
Dari kiri, Pemred JawaPos.com Agustinus Edy Pramana, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, dan Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran PLN UID Yogyakarta Chiendika Woro Satriani, melepas para peserta parade kendaraan listrik pada hari kedua Jogja Bersinar 2026, Sabtu pagi (6/6). (Radar Jogja)
JawaPos.com - Hari kedua penyelenggaraan Jogja Bersinar 2026 berlangsung meriah di kawasan Balai Kota Yogyakarta, Sabtu (6/6). Setelah hari pertama diisi dengan diskusi mengenai transformasi transportasi ramah lingkungan, rangkaian kegiatan kali ini menghadirkan berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat sekaligus kampanye penggunaan kendaraan rendah emisi.
Kegiatan yang digelar melalui kolaborasi Pemerintah Kota Yogyakarta bersama PT PLN (Persero), JawaPos.com, Jawa Pos TV, BNI, iCAR, dan JNE tersebut pada hari kedua menghadirkan senam Zumba bersama, panggung hiburan musik, bazaar UMKM, hingga berbagai lomba permainan tradisional.
Suasana semakin semarak dengan parade kendaraan listrik yang menjadi agenda utama. "Hari ini kita bersama-sama mengampanyekan Yogyakarta niremisi," kata Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dalam pidato pembukaan acara tersebut.
Tercatat sebanyak 25 becak listrik, 6 mobil listrik, dan 3 motor listrik ambil bagian dalam parade tersebut. Tepat pukul 06.30 WIB, Hasto melakukan prosesi flag off sebagai tanda dimulainya perjalanan peserta.
Rombongan berangkat dari Balai Kota Yogyakarta dan menempuh rute sekitar 18 kilometer. Mereka melintasi sejumlah titik ikonik kota seperti Malioboro dan Tugu Jogja sebelum kembali ke titik awal.
Menurut Hasto, kegiatan itu menjadi bagian dari upaya mengenalkan konsep Yogyakarta niremisi kepada masyarakat. Pemerintah Kota Yogyakarta memulai kampanye tersebut dari kawasan Sumbu Filosofi yang menjadi salah satu pusat aktivitas wisata di Kota Gudeg tersebut. "Kami ingin kampanyekan kendaraan yang niremisi mulai dari kawasan Sumbu Filosofi yang termasuk di dalamnya adalah kawasan Malioboro dan keraton," ungkap Hasto.
Dia menjelaskan, program konversi becak listrik menjadi salah satu langkah yang sedang didorong pemerintah kota. Berdasarkan pendataan, terdapat hampir 900 becak yang beroperasi di kawasan Sumbu Filosofi. Pemkot menargetkan konversi dilakukan secara bertahap, dimulai dari sekitar 200 unit. "Targetnya 900 bexak listrik ini akan niremisi semuanya," ucap Hasto.
Jogja Bersinar 2026 sendiri mengusung tema Berwisata Niremisi dalam Mengurangi Pencemaran. Selain mengajak masyarakat beralih ke kendaraan yang tidak menghasilkan emisi gas buang, kegiatan ini juga mengampanyekan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Sementara itu, becak listrik yang terlibat dalam parade kendaraan listrik tersebut merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi VI Yogyakarta. Kendaraan tersebut berbaur dengan mobil dan motor listrik yang mengikuti rangkaian kegiatan.
Melalui Jogja Bersinar 2026, penggunaan kendaraan listrik diperkenalkan lebih dekat kepada masyarakat sebagai salah satu solusi transportasi rendah emisi. "Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung upaya pengurangan emisi karbon sekaligus pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Yogyakarta," urainya. (*)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
