
Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran pada Minggu malam (28/6/2026), pukul 20.56 WIB. (Dok. BPPTKG)
JawaPos.com - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali meningkat secara signifikan pada Minggu (28/6) malam. Gunung api aktif yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta ini memuntahkan awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai 2.000 meter (2 kilometer) ke arah barat daya atau hulu Kali Sat/Putih.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat, awan panas tersebut meluncur pada pukul 20.56 WIB. Peristiwa ini terekam dengan amplitudo maksimum 50,64 milimeter dan durasi pasokan energi selama 118,41 detik.
hingga saat ini, otoritas kebencanaan masih menetapkan status aktivitas Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.
Dikutip dari Radar Solo (JawaPos Group), bukan hanya awan panas, Badan Geologi juga melaporkan bahwa aktivitas kegempaan di dalam perut Merapi masih tergolong sangat tinggi. Dalam periode pengamatan 24 jam, tercatat ada 141 kali gempa guguran yang mengguncang kawasan puncak.
Selain itu, instrumen pemantau mendeteksi 83 kali gempa hybrid atau fase banyak, lima kali gempa vulkanik dangkal, serta satu kali gempa tektonik jauh.
Dalam intensitas visual, petugas pos pengamatan melihat langsung 19 kali guguran lava pijar. Batuan membara tersebut meluncur sejauh maksimal 1.900 meter ke arah tiga sungai utama, yaitu Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, dan Kali Krasak.
Berdasarkan analisis data pemantauan terbaru, Badan Geologi menegaskan bahwa suplai magma di dalam tubuh Gunung Merapi berpotensi besar memicu awan panas guguran susulan sewaktu-waktu.
Masyarakat diminta untuk benar-benar memahami peta kawasan rawan bencana. Berikut adalah sektor sungai yang masuk dalam radius bahaya utama:
Sektor Selatan hingga Barat Daya:

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
