Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Juli 2026 | 00.05 WIB

800 Ribu Hektare Hutan Mangrove di Indonesia Rusak, Kementerian Lingkungan Hidup Tanam Bibit di Pantai Utara Brebes

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menanam mangrove di Pantai Utara Brebes sebagai ikhtiar mengembalikan 800 ribu hektare hutan mangrove yang sudah rusak. (KLH) - Image

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menanam mangrove di Pantai Utara Brebes sebagai ikhtiar mengembalikan 800 ribu hektare hutan mangrove yang sudah rusak. (KLH)

JawaPos.com - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terus berusaha memulihkan 800 ribu hektare hutan mangrove di Indonesia yang kini dalam keadaan rusak. Terbaru, pada Jumat (3/7), Menteri LH Jumhur Hidayat menanam 2.000 bibit mangrove di Pantai Utara (Pantura) Brebes, Jawa Tengah (Jateng).

Langkah itu diambil sebagai bagian dari target penanaman 2 miliar pohon di Indonesia. Menurut Jumhur, melalui kegiatan tersebut pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat berusaha memulihkan kondisi. Tentu saja targetnya mengembalikan seluruh hutan mangrove yang rusak.

”Lintas usia, lintas etnik kebudayaan, lintas agama, lintas sektoral, lintas usia, lintas intelektual, semua bisa bahu membahu bersama bersatu dalam satu tekad bersama ingin memuliakan bumi,” kata Jumhur dalam keterangan resmi yang diterima oleh awak media pada Sabtu (4/7).

Keterangan itu disampaikan oleh Jumhur lantaran dalam kegiatan bertajuk Gerakan Brebes ASRI tersebut turut terlibat kepala daerah, tokoh masyarakat, organisasi profesi, komunitas, pegiat lingkungan, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, dan relawan. Mereka menegaskan tekad untuk memuliakan bumi.

”Saat ini pemimpin negara-negara di dunia resah karena bumi akan semakin panas, emisi akan terus bertambah. Apabila kita tidak bekerja untuk mengurangi emisi atau menyerap emisi yang sudah ada maka emisi akan terus bertambah,” ungkap Jumhur.

Mangrove adalah salah satu tanaman yang punya banyak manfaat. Bukan hanya bisa mencegah abrasi di garasi pantai, mangrove juga dapat diandalkan untuk menekan pencemaran emisi dengan cara menyerap emisi. Berdasar data, daya hisap mangrove terhadap emisi jauh lebih kuat dari hutan hujan tropis.

Sayangnya, 30 persen dari 3,4 juta hutan mangrove di Indonesia dalam keadaan rusak. Karena itu, perlu kerja keras untuk memperbaiki kerusakan tersebut dan menghadirkan kembali hutan mangrove yang sempat hilang. Salah satu caranya lewat gerakan penanaman bibit mangrove seperti dilakukan di Brebes kemarin.

”Sekitar hampir 800 ribu hektare mangrove di Indonesia rusak dan harus dipulihkan. Kegiatan penanaman mangrove di Pantai Brebes merupakan bagian dari upaya memulihkan 800 ribu hektare hutan mangrove yang rusak. Saya ajak semua kelompok mari bergotong royong untuk menanam mangrove,” ujarnya.

Dalam keterangan yang sama, Wakil Bupati Brebes Wurja menyampaikan bahwa kehadiran Jumhur dan jajaran di Brebes menambah semangat masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian Pantai Brebes dengan membudidayakan mangrove.

”Selama ini warga sudah cukup banyak melakukan penanaman mangrove, dengan kehadiran beliau ini akan menambah semangat lagi,” harapnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore