
Ilustrasi galon isi ulang. (ANTARA)
JawaPos.com – Perdebatan mengenai keamanan Bisphenol A (BPA) masih kerap berfokus pada galon guna ulang berbahan polikarbonat (PC). Padahal, senyawa tersebut juga digunakan pada berbagai produk yang sehari-hari bersentuhan dengan makanan maupun tubuh manusia.
Pakar Teknik Kimia sekaligus peneliti postdoktoral BRIN, Steven Soen, mengatakan BPA tidak hanya ditemukan pada galon polikarbonat, tetapi juga pada lapisan dalam kaleng makanan, resin epoksi, hingga sejumlah produk lain.
"BPA itu ada di mana-mana. Ada di makanan kaleng, di gigi palsu, di kertas nasi yang biasa untuk bungkus makanan kalau kita beli di warung makan, itu ada laminasi plastik, ada pelapisnya, dan itu ada BPA-nya," kata Steven di Jakarta.
Menurutnya, pembahasan mengenai BPA selama ini cenderung hanya diarahkan pada galon PC, padahal keberadaan senyawa tersebut jauh lebih luas.
"Kenapa isunya cuma dibahas di galon polikarbonat? Kenapa nggak di makanan kaleng? Kenapa nggak di hiasan-hiasan epoksi? Kenapa nggak di gigi palsu yang kalian pakai?" ujarnya.
Steven menegaskan, keberadaan BPA dalam suatu material tidak otomatis membuat produk tersebut berbahaya. Yang menjadi acuan adalah hasil uji migrasi untuk memastikan kadar BPA yang berpindah ke makanan atau minuman tetap berada di bawah ambang batas yang ditetapkan regulator.
Ia menyebut sejumlah pengujian migrasi terhadap produk air minum dalam kemasan di Indonesia menunjukkan hasil yang masih berada di bawah batas aman yang ditetapkan pemerintah.
"Jadi kita nggak usah jadi parno dengan satu isu yang sebetulnya nggak perlu dibesar-besarin. Kalau kamu takut minum air yang ada BPA-nya, nggak usah beli makanan di warteg, nggak usah beli makanan kaleng karena BPA itu ada di mana-mana," katanya.
Pendapat serupa sebelumnya disampaikan dokter Ngabila Salama yang menyatakan penggunaan kemasan pangan berbahan BPA masih aman selama memenuhi ketentuan yang berlaku.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022