
Hujan lebat dan angin kencang memicu banjir di sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat. (BPBD Padang)
JawaPos.com - Sebanyak 11 kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terdampak hujan deras disertai angin kencang. Berdasar laporan di lokasi, hujan sudah turun sejak Siang tadi (3/8). Intensitas hujan yang naik signifikan menyebabkan debit air sungai naik hingga terjadi luapan dan banjir.
Dikutip dari pemberitaan Padang Ekspres (Jawa Pos Group), banjir terjadi di beberapa permukiman dan jalan utama. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengerahkan personel untuk melakukan penanganan darurat dan evakuasi warga yang membutuhkan bantuan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengakui bahwa curah hujan yang tinggi menyebabkan beberapa titik permukiman dan ruas jalan tergenang air hingga terjadi banjir. Lokasi terdampak berada di Kecamatan Kuranji, Gunung Pangilun, Lubuk Begalung, Koto Tangah, dan beberapa wilayah lainnya.
Tidak hanya itu, BPBD Kota Padang sudah menerima sejumlah laporan masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat di lokasi terdampak banjir. Merespons laporan tersebut, mereka mengerahkan personel ke lapangan. Termasuk Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana dan Kelompok Siaga Bencana (KSB).
”Tim BPBD bersama TRC dan Kelompok Siaga Bencana langsung bergerak ke lapangan untuk melakukan penanganan serta evakuasi warga secara cepat,” kata Hendri Zulviton.
Berdasar update Peringatan Dini Cuaca Sumbar yang dirilis oleh BMKG pukul 15.20 WIB, di wilayah Padang masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan petir serta angin kencang hingga pukul 17:30 WIB. Karena itu, PBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Mulai genangan air, banjir bandang, hingga tanah longsor, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Selain itu, warga juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak. Petugas juga meminta warga memastikan saluran drainase di lingkungan sekitar tetap bersih agar aliran air tidak terhambat.
BPBD Kota Padang mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Mereka memastikan seluruh personel beserta sarana dan prasarana penanggulangan bencana berada dalam kondisi siaga penuh selama 24 jam.
”Seluruh tim kami bersiap siaga penuh menindaklanjuti setiap laporan warga,” ucap Hendri.
Dikutip dari akun media sosial @kabarpadang dan @info.minang, disampaikan bahwa tingginya curah hujan yang turun di Kota Padang menyebabkan debit air sungai naik hingga meluap. Salah satunya aliran sungai di Kawasan Lapau Munggu, Lubuk Tampuruang, Kecamatan Kuranji. Tingginya debit air sungai bahkan menyebabkan tanggul jebol.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022