
Aksi demontrasi penambang timah membakar Kantor PT Timah Tbk di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Jumat (7/8/2026). (ANTARA/HO/April)
JawaPos.com - PT Timah merespons aksi massa yang terjadi di Kabupaten Belitung Timur dengan mengimbau seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif. Perusahaan menyatakan sebagian kegiatan operasional di wilayah Belitung masih mengalami gangguan dan belum kembali normal.
Corporate Secretary PT Timah (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam, mengatakan aktivitas pertambangan timah memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat.
Karena itu, perusahaan mendorong komunikasi terbuka dan dialog konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mencari solusi atas berbagai dinamika yang berkembang.
Ruddy mengatakan PT Timah menghormati aspirasi yang disampaikan masyarakat. Ia juga menyesalkan terjadinya perusakan yang menimbulkan kerugian.
"Bagi kami,
komunikasi dan dialog merupakan pendekatan yang paling tepat untuk membangun kesepahaman serta menjaga situasi yang kondusif di wilayah operasional. Perusahaan menyesalkan kejadian perusakan yang menimbulkan kerugian bagi kita semua, Menyikapi hal tersebut Perusahaan akan terus berupaya dan berkoordinasi untuk mencari solusi dalam konteks kepentingan seluruh pihak sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Sebagai respons atas kondisi tersebut, PT Timah mengaktifkan Rencana Tanggap Darurat (Emergency Response Plan) sebagai bagian dari prosedur penanganan insiden atas adanya keadaan kahar (Force Majeur).
Langkah yang dilakukan mencakup evakuasi personel, pengamanan lokasi bersama aparat berwenang, serta pemulihan secara bertahap. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan pekerja dan keamanan aset perusahaan.
PT Timah memastikan seluruh karyawan dalam kondisi aman dan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Hingga saat ini, kegiatan operasional di sebagian wilayah Belitung masih mengalami
gangguan dan belum kembali berjalan secara normal. Perusahaan terus melakukan evaluasi terhadap kondisi di lapangan dengan mengutamakan aspek keselamatan,
keamanan, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku sebelum operasional dapat dipulihkan secara penuh” Jelasnya.
Menurut Ruddy, keberlanjutan industri pertimahan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk kepastian regulasi dan tata kelola yang konsisten. Perusahaan menyatakan akan terus menjaga stabilitas dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
