Kebakaran di kawasan wisata Gunung Bromo. (Dokumentasi Radar Bromo)
JawaPos.com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup seluruh pintu masuk kawasan Gunung Bromo, imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus meluas.
Kabar penutupan total Gunung Bromo ini tercantum dalam surat pengumuman Nomor: PG.18/T.8/BIDTEK/HMS.01.07/B/08/2026, yang mana salinannya diunggah di website dan berbagai media sosial resmi BB TNBTS.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, kebijakan penutupan total ini dalam rangka efektivitas upaya pemadaman karhutla yang semakin meluas di area Kaldera Gunung Bromo.
"Serta memperhatikan keamanan dan keselamatan pengunjung, kunjungan Wisata Bromo dari semua pintu masuk, ditutup untuk kunjungan wisata," ucapnya dalam salinan surat pengumuman, dikutip Minggu (9/8).
Sebagai informasi, Karhutla di kawasan Gunung Bromo pertama kali dilaporkan terjadi pada Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB. Titik awal kebakaran berada di Blok Bantengan yang masuk wilayah Ranupani, Lumajang.
Mulanya, Balai Besar TNBTS hanya menutup sementara tiga pintu masuk wisata Gunung Bromo, yakni Jemplang dan Coban Trisula di Malang, serta Senduro di Lumajang. Penutupan berlaku sejak Senin (3/8) pukul 22.00 WIB.
Namun pada Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB, Balai Besar TNBTS memperluas penutupan menjadi seluruh pintu masuk di kawasan wisata Gunung Bromo, termasuk pintu Cemorolawang di Probolinggo dan Wonokitri di Pasuruan.
"Penutupan (total aktivitas wisata di kawasan Gunung Bromo) diberlakukan sejak Sabtu; tanggal 8 Agustus 2026 mulai pukul 22.00 WIB sampai dengan batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut," imbuhnya.
Selama masa penutupan kawasan wisata, masyarakat yang telah membeli tiket masuk melalui aplikasi booking online TNBTS, dapat mengajukan penjadwalan ulang kunjungan atau reschedule.
Baca Juga:176 Hektare Lahan di Gunung Bromo Terbakar, TNBTS Duga Dipicu Aktivitas Manusia, Bukan Faktor Alam
Masyarakat juga dapat memilih pengembalian dana atau refund. Dua opsi tersebut dilakukan dengan mengisi formulir yang disediakan Balai Besar TNBTS melalui admin aplikasi booking online.
"Kami mengimbau masyarakat, pengunjung, dan pelaku jasa wisata, agar tidak melakukan aktivitas wisata di kawasan TNBTS dan tetap menjaga kawasan dari kebakaran hutan dengan memperhatikan penggunaan api demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama," pungkas Rudijanta.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
