Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Agustus 2026 | 22.53 WIB

Camat Rancabungur Bantah Intimidasi Tukang Cukur untuk Minta Maaf Soal Bendera, tapi Ada Pihak Lain

Tukang cukur tolak pasang bendera jelang kemerdekaan. (Instagram Kabupaten Bogor)

 

JawaPos.com - Camat Rancabungur Dita Aprilia membantah pihaknya mengintimidasi tukang cukur, Nurhidayat alias Apuy, yang menolak memasang bendera merah putih usai diimbaunya. Nurhidayat mengatakan ada pihak lain yang mengintimidasinya.

Nurhidayat membuat video permintaan maaf usai videonya menolak memasang bendera merah putih karena mengaku belum merasakan kemerdekaan.

"Kami tidak juga mengintimidasi kepada Kang Apuy untuk meminta maaf kepada kami ataupun kepada pihak-pihak yang ada di Kecamatan Rancabungur," ujar Dita kepada wartawan, Kamis (13/8).

Menanggapi itu, Nurhidayat pun membenarkan bahwa permohonan maaf yang disampaikannya bukan karena intimidasi dari pihak kecamatan.

"Membenarkan bahwasannya tidak ada tindak intimidasi dari pihak kecamatan maupun Bapak Satpol PP yang ikut serta mensosialisasikan untuk pemasangan bendera pada hari tersebut," ucapnya.

Namun begitu, ia menyatakan bahwa intimidasi itu tetap dilakukan pihak lain, yaitu pria yang memvideokannya saat menolak memasang bendera dan mempertanyakan kemerdekaan Indonesia.

"Adapun yang memaksa saya untuk melakukan, membuat video klarifikasi adalah dari pihak media tersebut," pungkas Nurhidayat.

Belum ada keterangan lebih lanjut sosok yang mengintimidasi Nurhidayat. Sementara Dita menyatakan bahwa pria tersebut bukan pegawai kecamatan.

Sebelumnya, viral di media sosial seorang tukang cukur menolak memasang bendera jelang peringatan kemerdekaan. Alasannya, ia mempertanyakan makna merdeka itu sendiri. Netizen pun membantu memberi bukti pernyataannya.

Peristiwa itu terjadi ketika pegawai kecamatan Rancabungur mencecar tukang cukur untuk memasang bendera merah putih di tempat kerjanya. Namun, ia menolak.

Mulanya, seorang wanita yang disebut Camat Rancabungur mendatangi tukang cukur tersebut dan memintanya untuk memasang bendera.

"Beli dong. Masa enggak sanggup beli. Saya udah ngasih banyak," ucap ibu tersebut dalam video, dikutip Rabu (12/8).

"Banyak apa," jawab tukang xukur tersebut.

Di video lainnya, terlihat pria diduga pegawai kecamatan kembali mendatangi tukang cukur itu dan mempertanyakan alasannya tak memasang bendera merah putih.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore