Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Agustus 2026 | 18.41 WIB

Kisah Yopanda, Kerja Keras dan Raih Kesempatan Bekerja Sektor Industri di Tanggamus

Kegiatan penanaman pohon bersama masyarakat di wilayah hulu Pegunungan Tanggamus sebagai bagian dari program konservasi sumber daya air. (Istimewa) - Image

Kegiatan penanaman pohon bersama masyarakat di wilayah hulu Pegunungan Tanggamus sebagai bagian dari program konservasi sumber daya air. (Istimewa)

JawaPos.com – Yopanda (38) satu dari warga masyarakat yang beruntung mendapatkan pekerjaan yang tak jauh dari rumahnya menetap. Perjalanannya dari petani menjadi bagian dari industri modern adalah cerminan kecil dari semangat besar menggapai peluang yang terbuka bagi siapa saja untuk tumbuh dan mandiri. 

Ia beruntung karena menjadi bagian dari karyawan Pabrik AQUA Tanggamus, di mana sekitar 90% di antaranya berasal dari masyarakat sekitar.

Sebelum mengenal dunia industri, keseharian Yopanda banyak dihabiskan dengan bertani dan bekerja serabutan — hidup yang penghasilannya sangat bergantung pada cuaca dan musim panen, jauh dari kata pasti. Ketika pembangunan Pabrik AQUA Tanggamus berlangsung, ia turut bekerja dalam proyek konstruksi dan bergabung bersama tim engineering. 

Dari pengalaman itu ia mengenal lebih dekat dunia kerja industri yang penuh keteraturan — sesuatu yang jauh berbeda dari kehidupannya sebagai petani. Kini, Yopanda telah bekerja di Pabrik AQUA Tanggamus selama satu dekade sebagai supervisor.

Sejak mulai beroperasi pada April 2016, Pabrik AQUA Tanggamus berkomitmen untuk memprioritaskan masyarakat sekitar sebagai bagian dari tenaga kerjanya. 

Alih-alih merekrut dari luar daerah, perusahaan memilih untuk membekali warga sekitar, yang sebelumnya banyak menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan pekerjaan informal, dengan pelatihan dan keterampilan yang dibutuhkan agar dapat berkarya di lingkungan industri. 

Komposisi tersebut tidak tercipta secara instan. Pada tahun pertama operasional, perusahaan membuka berbagai pelatihan bagi warga sekitar yang sebagian besar sebelumnya berprofesi sebagai petani dan pekebun. Mereka diperkenalkan dengan dunia manufaktur, mulai dari dasar-dasar keselamatan kerja hingga keterampilan teknis di lini produksi.

“Bagi kami, membangun pabrik berarti juga membangun masyarakat di sekitarnya. Karena itu, sejak awal kami berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia lokal, dan hari ini mayoritas karyawan kami adalah putra-putri daerah yang tumbuh bersama Pabrik AQUA Tanggamus,” ujar Teguh Santoso, Kepala Pabrik AQUA Tanggamus.

Kesempatan tersebut diberikan tanpa memandang latar belakang pendidikan maupun usia. Masyarakat yang telah berusia lebih matang tetap didampingi melalui berbagai pelatihan keterampilan teknis, seperti pengelasan (welding) dan kompetensi operasional lainnya — termasuk mereka yang sebelumnya belum pernah bekerja di sektor manufaktur. 

Di wilayah hulu Pegunungan Tanggamus, perusahaan bersama masyarakat telah menanam lebih dari 11.000 pohon serta membangun sekitar 700 rorak atau lubang resapan air sejak 2016 hingga 2026. 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore