
Ilustrasi kegiatan dapur SPPG di Kota Malang. (Radar Malang)
JawaPos.com - Usai kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada bulan lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan Satgas MBG Kota Malang memperketat pengawasan terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang Slamet Husnan Hariadi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan agenda monitoring dan evaluasi (monev) selama dua kali dalam sebulan.
”Ke depan kami berencana menggelar monev dua kali dalam sebulan,” kata Slamet, dilansir Radar Malang (Jawa Pos Group).
Menurutnya, monev tersebut berlaku untuk semua SPPG yang sudah beroperasi. Selain itu, ada satu SPPG lagi yang akan mendapat monev lebih rutin. Yakni SPPG Sukoharjo. Sebagai informasi, SPPG Sukoharjo adalah SPPG yang mendistribusikan menu MBG ke SDN Kauman 1 yang bulan lalu menjadi perhatian karena insiden keracunan.
”Kemungkinan SPPG Sukoharjo akan beroperasi kembali pekan ini setelah operasionalnya sempat dihentikan sementara (suspend),” sambung Slamet.
Setelah didapati adanya keracunan bulan lalu, pemkot bersama Satgas MBG Kota Malang juga melakukan pembinaan. Mulai dari proses pengiriman dan penerimaan bahan pangan segar asal tumbuhan. Kemudian, evaluasi bahan pangan hewan dari supplier, penyimpanan, dan pencucian bahan pangan.
Pengolahan makanan sesuai standar keamanan pangan, pemorsian, dan pendistribusian makanan juga dilihat. Selain melakukan monev rutin setiap bulan, pemkot juga terus memantau SPPG yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
”Yang berproses sekarang ada empat SPPG. Sementara SPPG lainnya sudah terbit SLHS-nya,” terang Slamet.
Slamet berharap, ke depan tidak ada lagi kejadian keracunan MBG. Terlebih lagi penerima manfaat di Kota Malang sudah cukup banyak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022