
Ilustrasi penembakan. (Pixabay/Antara)
JawaPos.com - Polsek Asologaima di Kabupaten Jayawijaya diserang Orang Tidak Dikenal (OTK) dengan menggunakan senjata api kaliber 5,56 milimeter.
Penembakan ini terjadi ketika masih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia. Kepala Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz Irjen Faizal Ramadhani menyampaikan bahwa pasca penembakan tersebut, pihaknya langsung melakukan pengamanan. Kini, Polsek Asologaima dijaga ketat oleh aparat untuk mengantisipasi serangan susulan.
”Kami memastikan personel di lapangan telah mengambil langkah cepat dan terukur setelah menerima informasi adanya gangguan tembakan,” ucap dia pada Rabu (19/8).
Berdasar informasi dari lokasi penembakan, serangan terjadi sekitar pukul 06.00 WIT. Saat itu, Polsek Asologaima diberondong oleh rentetan tembakan. Petugas menduga tembakan yang diletuskan oleh OTK tersebut lebih kurang sebanyak 10 kali. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat serangan tersebut.
”Dari hasil pengecekan, tidak terdapat korban maupun kerugian materil pada Polsek Asologaima,” kata dia.
Pasca penembakan tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz menekankan bahwa prioritas utama adalah memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat serta aparat keamanan yang bertugas. Sampai saat ini, penyisiran masih terus dilakukan untuk mengantisipasi serangan serupa.
”Kami terus melakukan pendalaman berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan yang diperoleh di lapangan,” ujarnya.
Sejauh ini, pihak kepolisian sudah menemukan jejak kaki dan 10 selongsong peluru dari senjata api kaliber 5,56 milimeter. Selongsong peluru itu ditemukan di lokasi yang diduga menjadi titik asal tembakan. Tidak sendirian, Satgas Operasi Damai Cartenz melakukan pendalaman bersama Polres Jayawijaya.
Jenderal bintang dua Polri itu menjamin, proses penyelidikan peristiwa penembakan tersebut tidak berhenti pada respons awal. Aparat keamanan terus melakukan langkah penyelidikan untuk mengungkap seluruh fakta kejadian dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.
”Masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena proses penyelidikan masih berlangsung,” tegasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022