Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Agustus 2026 | 16.11 WIB

Tim Garda Unair Tangani Korban Gempa NTT, Empat Pasien Jalani Operasi Tulang 

Tim aju tanggap darurat dari Garda Ksatria Airlangga, Universitas Airlangga (Unair) operasi empat korban gempa NTT yang alami patah tulang. - Image

Tim aju tanggap darurat dari Garda Ksatria Airlangga, Universitas Airlangga (Unair) operasi empat korban gempa NTT yang alami patah tulang.

JawaPos.com - Tim aju tanggap darurat dari Garda Ksatria Airlangga, Universitas Airlangga (Unair) mulai menangani korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam sehari, tim medis berhasil melakukan empat operasi orthopedi di Rumah Sakit Ruteng.

Operasi tersebut dilakukan pada Rabu (19/8/2026) oleh tim gabungan Unair, RSUD Dr Soetomo, Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI), serta Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (Perdatin).

Salah satu dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Orthopedi Unair, dr Albertus Maria Henry Santoso, mengatakan empat pasien yang ditangani mengalami cedera pada bagian kaki.

“Bersyukur kami bisa membantu operasi beberapa korban,” kata Albertus dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (20/8).

Menurutnya, tindakan medis yang dilakukan meliputi penanganan patah tulang, mulai dari perbaikan posisi tulang hingga pemasangan pen untuk membantu proses penyembuhan pasien.

Tim Garda Unair juga dibagi menjadi dua kelompok untuk mempercepat penanganan di lokasi bencana.  Tim pertama bertugas di RSUD Ruteng, sedangkan tim kedua membantu persiapan rumah sakit lapangan di wilayah Golo Duka.

Tim aju tanggap darurat tersebut diberangkatkan ke NTT pada Senin (17/8) untuk membantu penanganan korban gempa.

Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unair, Prof Dr dr Eighty Mardian Kurniawati, mengatakan pihaknya memang mengirimkan dokter spesialis orthopedi karena banyak korban gempa mengalami cedera tulang akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

“Para dokter itu hanya melakukan penanganan korban yang mengalami masalah dengan tulang. Dan korban gempa itu kebanyakan memang mengalami masalah dengan tulang akibat terkena runtuhan bangunan atau lainnya,” ujar Eighty.

Dia memastikan FK Unair siap menambah tenaga dokter orthopedi apabila kebutuhan di lokasi bencana masih tinggi.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore