
Pelaksanaan gladi kotor Muktamar ke-35 NU, panitia lokal memperketat sistem registrasi peserta Muktamar (muktamirin) dengan RFID dan QR Code. (Dokumentasi Panitia Muktamar)
JawaPos.com - Penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, tinggal menghitung hari, 27 - 31 Agustus 2026.
Panitia Lokal pun terus mematangkan persiapan menjelang agenda akbar organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut, termasuk memperketat sistem registrasi peserta Muktamar (muktamirin) dari berbagai daerah.
Ketua Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU, KH Abdurrozaq, mengatakan setiap muktamirin diwajibkan melakukan registrasi berbasis teknologi Radio Frequency Identification (RFID) dan kode QR atau barcode.
"Penerapan teknologi modern tersebut ditujukan untuk mempermudah serta mempercepat proses validasi data para muktamirin," tutur Gus Rozaq, sapaan karibnya, dalam keterangan tertulis kepada awak media, Minggu (23/8).
Seluruh data peserta diselaraskan dengan basis data resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Muktamirin yang datanya tidak tervalidasi, tidak diperkenankan memasuki area utama Muktamar.
"Proses registrasi di pos pendaftaran ini tahap awal yang sangat krusial bagi seluruh rangkaian kegiatan. Ibaratnya sebagai pintu masuk yang menentukan keabsahan dan kelancaran alur peserta menuju agenda berikutnya," imbuhnya.
Gus Rozaq yang juga Ketua Umum Yayasan Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas menegaskan pengetatan dilakukan demi menjaga ketertiban, keamanan, serta kelancaran seluruh rangkaian agenda Muktamar Ke-35 NU.
Guna memastikan sistem registrasi berjalan sesuai prosedur, panitia lokal Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama telah menggelar simulasi gladi kotor di pos pendaftaran muktamirin pada Sabtu (22/8).
Baca Juga:Kunjungi Kepulauan Seribu, Dishub dan Transjakarta Cek Kesiapan Dermaga dan Transportasi Air
Simulasi ini digelar untuk menguji kesiapsiagaan seluruh divisi panitia dalam melayani kedatangan muktamirin dari berbagai daerah. Sehingga saat hari pelaksanaan, panitia dapat memahami tugasnya masing-masing.
Selain sistem registrasi, gladi kotor juga mencakup pemantauan fasilitas di setiap titik vital lokasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, mulai dari tower penginapan, akomodasi, hingga armada transportasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Malaga vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Super Depor Bisa Curi Poin
Prediksi Skor Getafe vs Racing Santander di Liga Spanyol 2026/2027: Azulones Rawan Kecolongan!
Prediksi Skor Brighton & Hove Albion vs Aston Villa di Liga Inggris 2026/2027: Laga Berakhir Imbang!
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Groningen di Liga Belanda: Boeren Enggan Malu di Kandang!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Tak Hanya Jenderal TNI-Polri, Pengusaha Haji Isam Dikabarkan Dapat Tugas Tangani Karhutla di Kalsel
Prediksi Skor Rennes vs Paris Saint-Germain di Liga Prancis 2026/2027: Les Parisiens Bisa Kesulitan!
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Los Rojiblancos Diunggulkan!
