
Personel Polda Riau melakukan pemadaman di kawasan karhutla. (Istimewa)
JawaPos.com - Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah rawan di Provinsi Riau mulai membuahkan hasil. Kondisi di beberapa lokasi prioritas dilaporkan semakin terkendali setelah tim gabungan melakukan pemadaman, pendinginan, serta pemantauan secara intensif.
Salah satu perkembangan positif terlihat di Kabupaten Siak. Kebakaran yang terjadi di kawasan sekitar Taman Nasional Zamrud, Kecamatan Dayun, berhasil ditangani setelah operasi pemadaman dan pendinginan berlangsung selama tujuh hari.
Sementara itu, kondisi di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, juga menunjukkan perkembangan serupa. Selama empat hari terakhir, tidak ditemukan titik api di wilayah tersebut meski petugas masih melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali kebakaran.
Baca Juga:Persija Pinjamkan Van Basty Sousa ke Borneo FC, Berpotensi Langsung Jumpa di Pekan Pertama
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi mengatakan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja bersama berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan Karhutla. Menurutnya, meski operasi pemadaman intensif mulai dihentikan di sejumlah lokasi, kewaspadaan tetap harus dipertahankan.
“Alhamdulillah, penanganan Karhutla di Siak dan Pelalawan menunjukkan hasil positif. Pemadaman intensif di beberapa lokasi mulai dapat diakhiri dan personel secara bertahap dikembalikan. Namun kewaspadaan tetap kita jaga,” kata Akmadi kepada wartawan, Rabu (2/9).
Di Siak, sekitar 30 hektare lahan terdampak karhutla di sekitar Taman Nasional Zamrud telah ditangani. Operasi yang berlangsung selama sepekan tersebut kemudian ditutup melalui Apel Konsolidasi Akhir Penanganan Karhutla pada Selasa (1/9) sore.
Apel tersebut dipimpin Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak Novendra Kasmara. Penanganan di lapangan melibatkan personel Polri, TNI, BPBD, pemerintah daerah, Manggala Agni, BKSDA, hingga regu pemadam dari perusahaan yang berada di sekitar kawasan.
Tidak hanya di sekitar Taman Nasional Zamrud, proses pendinginan di wilayah Tasik Betung yang masuk kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil juga telah diselesaikan. Meski demikian, petugas belum sepenuhnya meninggalkan lokasi.
Patroli dan pemantauan tetap dilaksanakan selama tiga hari berikutnya. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan tidak terdapat bara atau sumber panas yang dapat memicu kebakaran susulan.
Sementara di Pelalawan, perkembangan kondisi Karhutla juga cukup menggembirakan. Kerumutan yang sebelumnya menjadi salah satu kawasan prioritas penanganan kini telah empat hari berturut-turut tidak menunjukkan adanya titik api.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
