
Mooncake Festival 2026 menjadi ruang perjumpaan budaya yang menunjukkan bagaimana tradisi Tionghoa telah menjadi bagian dari kehidupan Kota Semarang. (Istimewa)
JawaPos.com - Mooncake Festival 2026 menjadi ruang perjumpaan berbagai latar belakang masyarakat sekaligus menunjukkan bagaimana tradisi Tionghoa telah menjadi bagian dari kehidupan Kota Semarang.
Perayaan di kawasan Pecinan ini mempertemukan tradisi, sejarah, seni, kuliner, dan teknologi dalam satu ruang budaya.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan keberagaman budaya merupakan bagian dari perjalanan Semarang yang terus berkembang dari masa lalu menuju masa depan. Hal itu disampaikannya saat membuka Mooncake Festival 2026 di Kelenteng Tay Kak Sie, Semarang, Kamis (24/9/2026).
Mooncake Festival 2026 di Semarang. (Istimewa)
“Semarang ini tidak hanya bicara tentang sesuatu yang kuno, sesuatu yang di masa lalu. Tetapi ini adalah titik pertemuan antara masa lalu, masa kini, yang akan mendorong perahu kita maju menuju ke masa depan,” ujar Agustina.
Menurut Agustina, keberagaman tersebut perlu dirawat melalui kebersamaan. Mooncake Festival yang sebelumnya dirayakan secara terpisah oleh berbagai kelompok masyarakat Tionghoa di Semarang kini menjadi momentum untuk menghadirkan perayaan bersama.
“Maka saya ingin hari ini kita bersama-sama menjadi satu,” katanya.
Baca Juga:5 Bakso Legendaris di Glodok yang Selalu Bikin Rindu: Surga Kuah Gurih di Jantung Pecinan Jakarta
Semangat tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kawasan Pecinan sebagai ruang budaya yang terbuka bagi masyarakat luas. Pemerintah Kota Semarang mendorong pengembangan kawasan, termasuk melalui penataan Gang Baru dan pengembangan Pasar Semawis, dengan tetap mempertahankan karakter serta kehidupan masyarakat setempat.
“Kalau orang dulu melihat Pecinan sebagai kawasan yang kuno, tapi saya melihat sisi yang berbeda. Saya melihat ada keindahan, keakraban, keasyikan, dan gotong royong,” tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022