
Direktur Ditreskrimum Polda Gorontalo Kombespol Teddy Rachesna (kiri) menunjukkan barang bukti terkait temuan kerangka manusia, Sabtu (26/9). (Zulkifli Polimengo/Antara)
JawaPos.com - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Gorontalo, mulai melakukan pemeriksaan intensif terhadap temuan kerangka manusia yang diduga sebagai jasad seorang perempuan berinisial E alias Echa, yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Kabiddokkes Polda Gorontalo Ajun Komisaris Besar Polisi Dhiwangkoro Aji Kadarmo mengatakan, sebelumnya pihak kedokteran forensik telah menerima kantong jenazah berisi kerangka yang diduga manusia pada Jumat (25/9).
Pemeriksaan forensik kemudian dilakukan pada Sabtu (26/9), mulai pukul 14.10 sampai pukul 16.00 wita, di ruang instalasi kedokteran forensik Rumah Sakit Bhayangkara Gorontalo, melibatkan 12 orang tim gabungan.
Baca Juga:Gegara Tak Terima Diceraikan, Suami Siram Istri Air Keras hingga Tewas, Kini Diamankan Kepolisian
Dari hasil pemeriksaan awal, kata dia, tim forensik memastikan temuan tersebut merupakan satu kerangka manusia utuh, dengan kondisi tidak lengkap dan telah mengalami proses pembusukan tingkat lanjut atau penulangan.
Dia menjelaskan, proses identifikasi dilakukan secara ilmiah menggunakan metode kedokteran forensik, berdasar surat permohonan fisik dari kepolisian setempat, namun metode identifikasi sidik jari dipastikan tidak dapat dilakukan.
Menurut dia alasan beberapa metode tidak dapat dilakukan, karena tim forensik tidak menemukan adanya bagian jari pada kerangka manusia tersebut.
Baca Juga:Polda Jatim Tangani Dugaan Kekerasan Pelajar yang Dilakukan Mantan Kepala SMP Negeri 18 Kota Malang
Meski demikian, tim forensik berhasil mengidentifikasi parameter umum dari kerangka tersebut dengan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kerangka manusia itu berjenis kelamin perempuan, berasal dari ras Mongoloid, dengan estimasi usia berkisar antara 17 sampai 25 tahun.
Berkaitan dengan hilangnya perempuan bernama Echa pada Juli 2026, kepolisian bergerak cepat untuk mencocokkan data.
Pada Sabtu (26/9) malam kedua orang tua dari perempuan tersebut dijadwalkan menjalani pengambilan sampel DNA sebagai pembanding.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022