
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak (Dok Dadang Kurnia/JawaPos.com).
JawaPos.com - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak buka suara mengungkap akar masalah kemacetan yang melumpuhkan lalu lintas Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Emil secara tegas membantah spekulasi bahwa antrean panjang tersebut disebabkan oleh kurangnya armada kapal atau kondisi air laut yang surut.
"Dua faktor yang paling ditakutkan tidak terjadi. Air tidak surut, kapal tersedia," kata Emil di Surabaya pada Senin (28/9).
Emil menegaskan, kelumpuhan arus lalu lintas kendaraan logistik Jawa-Bali itu dipicu aksi blokade lebih dari 6 jam yang dilakukan para sopir truk. Mereka memprotes keras kebijakan baru dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kementerian Perhubungan.
Emil menjelaskan, KSOP mengeluarkan aturan pembatasan jumlah truk yang bisa dimuat ke dalam satu kapal. Kebijakan ini, lanjut Emil, sejatinya memiliki dasar teknis yang sangat krusial, yakni demi menghindari risiko kecelakaan kapal laut di Selat Bali.
"Sopir truk merasa resah dengan kebijakan baru ini. Tapi KSOP sendiri juga harus kita pahami, mereka ingin mencegah adanya kecelakaan," terang mantan Bupati Trenggalek tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022