
Ilustrasi gempa bumi. (Istimewa)
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 443 gempa susulan telah terjadi pascagempa utama magnitudo 5,9 di Sumba pada Minggu (4/10) lalu.
Dari ratusan aktivitas seismik tersebut, sebanyak 4 gempa susulan di antaranya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hingga Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB, rangkaian gempa susulan ini tercatat memiliki variasi kekuatan. Magnitudo terbesar yang dilepaskan mencapai M4,8, sementara magnitudo terkecil tercatat pada angka M1,1.
Kenapa Gempa Susulan Terus Terjadi?
Menanggapi fenomena ini, Dr. Daryono, anggota IABI sekaligus Dosen Magister Manajemen Bencana SPPB Universitas Indonesia (UI) Salemba, menegaskan bahwa kemunculan gempa susulan merupakan sebuah keniscayaan.
Menurutnya, setelah gempa utama terjadi, batuan di sekitar bidang sesar mengalami perubahan distribusi tegangan atau stress redistribution.
"Kerak bumi kemudian melakukan penyesuaian menuju kondisi tegangan baru yang lebih stabil. Proses inilah yang menghasilkan rangkaian gempa susulan," ujar Daryono, Selasa (6/10).
Ia menambahkan, banyaknya gempa susulan bukanlah suatu keanehan. Fenomena tersebut merupakan bagian alamiah dari proses tektonik setelah terjadinya gempa utama.
Imbauan Warga dan Tren Seismologis
Secara seismologis, frekuensi gempa susulan umumnya akan semakin berkurang seiring berjalannya waktu. Kondisi ini sejalan dengan kecenderungan Omori’s Law.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022