Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Oktober 2026 | 01.50 WIB

Mengintip Sekolah Alam untuk Anak Pesisir di Lombok Barat NTT, Belajar di Hutan Mangrove

VP Community Involvement Development PT Pertamina Patra Niaga Dian Hapsari Firasati bersama anak-anak Sekolah Alam Anak Pesisir. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

VP Community Involvement Development PT Pertamina Patra Niaga Dian Hapsari Firasati bersama anak-anak Sekolah Alam Anak Pesisir. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com – Dua tahun belakangan, anak-anak pesisir di Desa Cendi Manik, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menempuh pendidikan dengan konsep berbeda dengan sekolah kebanyakan.

Mereka ‘bersekolah’ di hutan mangrove dan alam pesisir Lombok Barat yang masih asri, untuk belajar berinteraksi dengan alam sekaligus menjaga ekosistem lingkungan.

Inisiatif tersebut diwujudkan melalui Program Sekolah Alam Anak Pesisir yang didukung oleh PT Pertamina Patra Niaga sejak 2024. 

Mengusung konsep edukasi berbasis alam, program ini mengintegrasikan pendidikan, pelestarian lingkungan, hingga penguatan ekonomi bagi 135 penerima manfaat di wilayah tersebut.

Keunikan utama dari Sekolah Alam Anak Pesisir terletak pada penerapan metode pembelajaran 3E, yaitu Ekologi, Edukasi, dan Ekonomi.
 
Melalui metode ini, anak-anak diajak berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar, seperti menanam dan merawat pohon mangrove, mempelajari ekosistem pesisir, hingga mengenal potensi ekonomi lokal sejak dini.

Kehadiran Sekolah Alam Anak Pesisir di Lombok Barat tidak lepas dari rekam jejak Zahit Idris.

Pendiri Komunitas Sanggar Belajar Jalan Pulang ini telah merintis gerakan pendidikan di Desa Cendi Manik sejak tahun 2022 untuk mengatasi persoalan anak putus sekolah.

Berawal dari delapan anak yang belajar di musala tanpa kurikulum resmi, gerakan ini terus berkembang pesat setelah berkolaborasi dengan Pertamina Patra Niaga.

"Sanggar Belajar Jalan Pulang hadir untuk dapat menjadi ruang belajar dan tempat pulang bagi anak-anak pesisir di Cendi Manik yang kurang memiliki akses pendidikan. Melalui Program Sekolah Alam Anak Pesisir, anak-anak dapat belajar menjaga lingkungan, mengembangkan kreativitas dan diri, serta memperluas wawasan tentang alam," jelas Zahit.

Dampak Nyata bagi Lingkungan dan Ekonomi Lokal

Program pemulihan dan pemberdayaan ini mencatatkan berbagai capaian konkret di lapangan.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore