Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Oktober 2026 | 01.27 WIB

Dirut Pertamina Minta Maaf Ke Masyarakat Bali, Klarifikasi Soal Kelangkaan BBM

Ilustrasi BBM di SPBU (Antara) - Image

Ilustrasi BBM di SPBU (Antara)

JawaPos.com – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali sempat mengalami kelangkaan awal pekan ini. Hal itu membuat antrean panjang BBM terjadi di berbagai SPBU yang ada di Pulau Dewata.

"Pertama-tama atas nama PT Pertamina Persero, saya selaku direktur utama menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya khususnya bagi warga Bali atas kejadian antrean yang beberapa hari ini kita alami bersama, khususnya di SPBU-SPBU yang berada di wilayah Bali," kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri usai rapat bersama Gubernur Bali di Denpasar, Selasa (13/10) dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan bahwa kendala distribusi tersebut dipicu oleh kendala teknis pada salah satu kapal pengangkut saat proses bongkar muat logistik BBM. Menurutnya, gangguan pada bagian jangkar kapal membuat jadwal sandar dan bongkar muat yang semula direncanakan pukul 06.30 pagi pada Senin (12/10) menjadi mundur hingga sekitar pukul 22.00 WITA.

Selain itu, ia juga mengakui adanya faktor peningkatan konsumsi masyarakat Bali terhadap produk BBM bersubsidi akibat disparitas harga yang cukup jauh di pasaran.

Lonjakan porsi penggunaan BBM bersubsidi tersebut turut mempengaruhi dinamika ketersediaan di tingkat penyaluran bawah.

"Ya, tentunya memang salah satu karena Pertalite ya, itu kan yang subsidi, jadi ada porsi peningkatan penggunaan BBM bersubsidi tapi sekali lagi ini hanya salah satu faktor dan tentunya kita harus melihat secara keseluruhan,” kata Simon.

Meski demikian, PT Pertamina menegaskan bahwa berbagai kendala teknis maupun faktor peningkatan konsumsi tidak menjadi alasan pembenaran atas kelangkaan BBM yang dirasakan masyarakat Bali. Sebagai tindak lanjut, perseroan bersama Pertamina Patra Niaga langsung mengeksekusi sejumlah langkah penanganan bersama Pemprov Bali.

Adapun langkah pertama yang dijalankan adalah meningkatkan pasokan pengiriman dari armada kapal yang ada serta melakukan peninjauan langsung ke lokasi penyandaran kapal tanker.

Selanjutnya, PT Pertamina mempercepat proses distribusi BBM dari seluruh depo pengisian menuju ke masing-masing jaringan SPBU. Upaya penguraian antrean juga dilakukan dengan mengubah operasional sejumlah SPBU strategis menjadi pelayanan penuh selama 24 jam.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore