Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Dadang Kurnia
Senin, 2 November 2026 | 19.11 WIB

Banjir-Longsor Terjang Lumajang, Akses Malang-Lumajang Putus dan 117 KK Terisolasi

Debit air Sungai Glidik di Lumajang naik drastis akibat banjir dan lahar dingin, mengakibatkan akses Malang-Lumajang terputus. (BPBD Jatim) - Image

Debit air Sungai Glidik di Lumajang naik drastis akibat banjir dan lahar dingin, mengakibatkan akses Malang-Lumajang terputus. (BPBD Jatim)

JawaPos.com - Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Lumajang sejak Minggu (1/11) malam memicu serangkaian banjir, tanah longsor, hingga luapan lahar dingin Gunung Semeru di beberapa kecamatan.

Akibatnya, akses utama berupa jembatan yang menghubungkan Kabupaten Malang dan Lumajang dilaporkan terputus dan 117 KK terisolasi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur Satriyo Nurseno menjelaskan, cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan debit air Sungai Glidik yang berhulu di Gunung Semeru naik drastis.

"Peningkatan debit air Sungai Glidik menyebabkan Jembatan penghubung Malang-Lumajang tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Akses jalan Purorejo-Tamansari Bawah sepanjang kurang lebih 100 meter juga putus akibat tergerus banjir," ujar Satriyo Nurseno saat dikonfirmasi Senin (2/11).

Ia mengungkapkan, berdasarkan pemantauan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru sejak Senin dini hari, getaran banjir lahar dingin mulai terpantau sejak pukul 00.55 WIB.

Amplitudo maksimum (Amax) lahar dingin sempat menyentuh angka tertinggi sebesar 65 mm pada pukul 01.35 WIB, 02.29 WIB, dan 02.40 WIB di tengah kondisi visual puncak gunung yang tertutup kabut tebal.

Fluktuasi getaran banjir masih terus terekam hingga pagi hari dengan Amax berkisar 10 mm hingga 45 mm.

Satriyo mengungkapkan, akibat luapan air dan banjir lahar dingin ini, tiga kecamatan di Kabupaten Lumajang terdampak cukup parah. 

Di Kecamatan Pasirian, tanggul aliran Sungai Regoyo rusak parah akibat diterjang banjir.

Di Kecamatan Jatiroto, genangan setinggi 20 cm hingga 60 cm melanda Dusun Persil, Desa Rojopolo (RW 09, RW 10, RW 11) dan berdampak pada kurang lebih 500 jiwa.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore