
Ojek Online menunggu para penumpang di Stasiun Palmerah, Jakarta. (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Moda transportasi berbasis aplikasi membuat kredit kepemilikan kendaraan bermotor (KKB) di PT Bank Central Asia atau BCA lesu. Sampai triwulan III 2019, kredit KKB tercatat minus 2,0 persen di angka Rp 47,82 triliun.
Secara tahunan atau year on year (yoy), periode yang sama di tahun sebelumnya kredit KKB tercatat Rp 48,8 triliun. Kredit KKB ini satu-satunya yang tercatat negatif di segmen konsumer pada triwulan III 2019.
"Di kota besar seperti Jakarta, dengan adanya transportasi online kemudian MRT maka mobilisasi orang menjadi mudah. Maka itu kebutuhan mobil lebih dari satu berkurang. Begitu juga yang belum punya mobil, untuk apa punya mobil," tutur Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Senin (28/10).
KKB roda empat (mobil) sampai triwulan III 2019 tumbuh 0,8 persen (yoy) di angka Rp 45,4 triliun dari Rp 45,13 triliun. Sedangkan roda dua atau motor tercatat minus 36,1 persen di angka Rp 2,34 triliun dari Rp 3,66 triliun (yoy).
"Pada saat booming tambang banyak pekerja yang kredit motor di Sumatera dan Kalimantan, bahkan Jawa karena uang dari sana dikirim ke Jawa, sekarang itu tidak lagi terjadi. Makanya kita hati-hati karena banyak NPL (kredit macet) juga," ungkap Jahja.
BCA mencatatkan pertumbuhan kredit segmen konsumer secara yoy di level 4,1 persen pada triwulan III 2019 sebesar Rp 156, 29 triliun, naik dibandingkan 2018 di angka 150,11 triliun.
Sementara itu, BCA mencatatkan pertumbuhan kredit KPR tumbuh 6,8 persen (yoy) di angka Rp 92,13 triliun dari Rp 86,72 triliun. Kemudian pertumbuhan kartu kredit 10,4 persen (yoy) di angka Rp 13,41 triliun dari Rp 12,15 triliun. Untuk pekerja 0,4 persen (yoy) pada angka Rp 2,90 triliun dari Rp 2,88 triliun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022