
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) mendapat penugasan 8 trayek tol laut distribusi logistik pada 2025. (ANTARA)
JawaPos.com - Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani menyatakan, Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diajukan pada 2024 sebesar Rp 1,5 triliun telah cair dan akan digunakan untuk uang muka pengadaan tiga kapal baru, pengganti yang telah memasuki masa usia teknis. Tri Andayani mengatakan, PMN tersebut melalui proses yang panjang dari pembahasan awal yang dilakukan sejak Mei 2022 hingga cair pada awal 2025.
"Alhamdulillah sudah cair di tahun ini, untuk tiga unit kapal. Rp 1,5 triliun ini yang kita terima, yang sudah cair ini untuk uang mukanya dulu," kata Anda sapaan akrab Tri Andayani, dikutip Sabtu (11/1).
Dia menyampaikan, asumsi biaya pengadaan satu unit kapal dengan anggaran sebesar Rp 1,5 triliun. Sehingga secara total untuk pengadaan tiga unit kapal, Pelni membutuhkan anggaran sebesar Rp 4,5 triliun.
Oleh karena itu, pihaknya telah mengajukan kembali PMN untuk 2025 sebesar Rp 2,5 triliun untuk pelunasan. Pengajuan itu akan masuk pembahasan di Komisi VI DPR RI.
Dari rencana pengadaan tiga unit kapal tersebut, Pelni mengajukan PMN sebesar Rp 4 triliun. Sedangkan, Rp 500 miliar sisanya akan menggunakan dana internal Pelni. "Jadi (Rp 1,5 triliun) ini uang muka, kemudian nanti di 2025 ini kita mengajukan PMN di Rp2,5 triliun. Rp500 miliar lagi dari mana? Dari duit kita sendiri dong," kata Anda.
Kapal baru yang bakal diadakan tersebut memiliki spesifikasi dengan kapasitas 1.000 penumpang dan 75 untuk muatan kontainer. Kapal tersebut diproyeksikan akan sampai di Indonesia pada 2028.
Lebih lanjut, Anda menyebutkan bahwa saat ini armada kapal Pelni sebanyak 26 unit yang secara keseluruhan buatan Jerman. Dari jumlah tersebut yang telah memasuki masa teknis atau berusia di atas 30 tahun, tercatat sebanyak 13 kapal.
Pelni terus berusaha mengganti kapal-kapal tua atau memasuki masa teknis, salah satunya dengan berencana kembali mengajukan PMN untuk 2026 sebesar Rp4,8 triliun untuk tiga unit kapal baru pula.
"Nah, yang di 2026 udah mulai rapat nih kemarin meeting pertama. Rp4,8 triliun untuk tiga kapal. Bu kok Rp4,8 triliun ya? Kita ada menghitung, ada beberapa kenaikan harga, baja segala macem. Kemarin Dana Reksa ngitung, kami serahin ke independen," kata Anda.
"Kemarin Dana Reksa ada di hitungan (satu kapal) Rp 1,6 triliun, itu pun juga kami minta mereka presentasi gitu, kenapa, kenaikannya dimana? Kenaikannya asumsi harga baja dunia, dolar segala macem, ada 3-4 asumsi," tambah Anda.
Pelni juga sedang mengkaji skema selain PMN bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sehingga di 2027 dapat memberikan ruang Pelni untuk berinvestasi.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
