
Kantor PTPP. (Dok. PTPP)
JawaPos.com - PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) terus memperkuat langkah transformasi bisnis dan fondasi keuangan Perseroan. Langkah itu sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kinerja jangka panjang di tengah dinamika industri konstruksi nasional.
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan, langkah itu sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta dorongan untuk menghadirkan laporan keuangan yang transparan, akuntabel, dan mencerminkan kondisi secara wajar. Bahkan Perseroan melakukan penyempurnaan penyajian atas laporan keuangan tahun buku 2024.
Langkah tersebut dilakukan berdasarkan hasil penelaahan menyeluruh guna memastikan kesesuaian dengan standar akuntansi yang berlaku serta prinsip Good Corporate Governance, termasuk pencadangan berdasarkan evaluasi atas proses penyelesaian klaim sesuai mekanisme kontraktual.
Selain itu, pada 2025 Perseroan juga melakukan langkah kehati-hatian melalui pengakuan penurunan nilai (impairment) atas aset tertentu pada entitas anak, termasuk pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) atas piutang serta penyesuaian nilai persediaan. Semua itu sebagai bagian dari penguatan kualitas aset dan penerapan manajemen risiko yang lebih prudent.
"Langkah-langkah ini merupakan bagian dari penerapan prinsip kehati-hatian, penguatan tata kelola perusahaan, serta penyesuaian terhadap dinamika industri. Hal ini tidak mencerminkan adanya permasalahan dalam pengelolaan operasional Perseroan," ujar Joko dalam keterangannya pada Kamis (2/4).
Kebijakan tersebut memberikan tekanan terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada periode pelaporan tahun 2025. Namun demikian, manajemen menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk memperkuat fundamental keuangan Perseroan dalam jangka panjang.
Baca Juga:Bos Otorita IKN Resmi Jadi Komisaris Utama PTPP, Gantikan Andi Gani yang Jadi TPN Ganjar-Mahfud
Langkah ini juga merupakan bagian dari proses penataan dan penguatan struktur keuangan Perseroan secara menyeluruh guna memastikan keberlanjutan usaha serta meningkatkan kualitas kinerja di masa mendatang.
Joko Raharjo menegaskan, langkah ini sejalan dengan arah Danantara dalam merasionalisasi jumlah BUMN, termasuk inisiatif integrasi BUMN Karya guna memperkuat kapasitas usaha dan meningkatkan stabilitas keuangan industri konstruksi nasional.
Selain itu, Perseroan juga mengedepankan prinsip keterbukaan penuh dalam penyajian laporan keuangan sebagai fondasi penting dalam melakukan bisnis konsolidasi tersebut.
“Penyajian kembali dan penyesuaian yang dilakukan Perseroan merupakan langkah yang terukur dan berbasis prinsip kehati-hatian untuk memastikan laporan keuangan mencerminkan kondisi yang wajar dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022