
PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA). (PTBA)
JawaPos.com - Pemegang saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 1,32 triliun atau setara 45 persen dari total laba yang didapat atau dividend payout ratio (DPR).
Dengan adanya keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (11/6), maka nonimal dividen yang diberikan PTBA berada pada kisaran Rp 114 per lembar saham. Mengacu harga penutupan pasar pada Kamis (11/6) di level Rp 2.630 per saham, maka yield dividen PTBA ada di kisaran 4,33 persen.
Dalam RUPST tersebut, pemegang saham membahas dan menyetujui tujuh mata acara, termasuk atas penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 2025. Adapun laba bersih yang dibukukan PTBA pada periode tersebut sebesar Rp2,93 Triliun.
Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, mengatakan sisa laba bersih sebesar Rp1,61 triliun atau 55 persen ditetapkan sebagai saldo laba ditahan guna mendukung pengembangan usaha dan menjaga keberlanjutan bisnis Perseroan.
“Berdasarkan hasil keputusan RUPST Tahun Buku 2025, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp1,32 triliun atau 45 persen dari total laba bersih Perseroan tahun 2025,” tulis Eko dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (11/6).
Eko mengatakan, seluruh keputusan yang dihasilkan dalam RUPST mencerminkan komitmen Perseroan untuk menjaga keseimbangan antara pemberian nilai tambah kepada pemegang saham, penguatan struktur permodalan, dan keberlanjutan pengembangan usaha.
"Di tengah dinamika industri pertambangan dan energi, PTBA terus berupaya menjaga kinerja operasional yang optimal, meningkatkan efisiensi, memperkuat hilirisasi batu bara, serta mengembangkan berbagai inisiatif bisnis yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.
Sepanjang tahun 2025, PTBA membukukan pendapatan sebesar Rp42,65 triliun. Kinerja tersebut didukung oleh penjualan ekspor yang berkontribusi sebesar 46% dan domestik sebesar 54%. Lima negara tujuan ekspor terbesar PTBA adalah Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina.
Dari sisi posisi keuangan, total aset Perseroan pada 31 Desember 2025 mencapai Rp43,92 triliun, meningkat 5% dibandingkan posisi akhir tahun 2024 sebesar Rp41,79 triliun. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh kenaikan aset tidak lancar sebesar 12% atau sekitar Rp3,12 triliun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022