
BPDP dalam pameran Indonesia Tourism and Trade Investment Expo (ITTIE) 2026. (Dok. BPDP)
JawaPos.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus memperkuat pengembangan sektor perkebunan nasional melalui dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis komoditas kelapa sawit, kelapa, dan kakao. Upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi BPDP dalam pameran Indonesia Tourism and Trade Investment Expo (ITTIE) 2026 yang berlangsung pada 11–14 Juni 2026 di Plaza Surabaya, Jawa Timur.
Sebagai Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan, BPDP memiliki mandat untuk mengelola dana perkebunan secara akuntabel dan tepat sasaran. Selain menjalankan berbagai program pengembangan industri perkebunan, BPDP juga aktif memperkenalkan program dan manfaatnya kepada masyarakat.
Menariknya, BPDP juga memperkenalkan sejumlah inovasi hasil program Grant Riset Sawit. Salah satu yang menarik perhatian adalah rompi antipeluru yang dikembangkan menggunakan biomaterial berbasis kelapa sawit.
Keikutsertaan dalam ITTIE 2026 menjadi salah satu langkah strategis BPDP untuk memperluas jangkauan promosi sektor perkebunan sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak.
Pameran yang menggabungkan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi tersebut dinilai mampu menjadi wadah efektif untuk memperkenalkan program-program BPDP, memperkuat jejaring kemitraan, serta mendorong investasi dan pengembangan hilirisasi komoditas perkebunan.
Melalui kegiatan ini, BPDP berupaya meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk berbasis perkebunan, sekaligus memperluas akses pasar bagi UMKM agar mampu berkembang ke level yang lebih tinggi melalui penguatan kapasitas usaha dan pengembangan bisnis yang berkelanjutan.
Staff Senior Divisi Kerjasama Kelembagaan dan UMKM BPDP, Murti Pagar Intan, mengatakan, melalui keikutsertaan dalam ITTIE 2026, diharapkan UMKM sektor perkebunan dapat semakin berkembang dan meningkatkan daya saingnya sehingga mampu naik kelas serta memperluas akses pasar.
“Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai produk turunan komoditas perkebunan kepada masyarakat yang lebih luas. Ajang ini juga berperan sebagai media edukasi dalam memperkuat pemahaman publik serta membangun persepsi positif terhadap komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit, kelapa dan kakao, beserta kontribusinya bagi perekonomian nasional,” kata Murti.
Selama empat hari penyelenggaraan, booth BPDP mencatat kunjungan sekitar 350 orang yang berinteraksi langsung dengan berbagai program dan aktivitas yang disediakan. Lokasi booth yang berada di area strategis pusat perbelanjaan juga memberikan eksposur kepada lebih dari 2.000 pengunjung.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022