
Mobil listrik buatan Tiongkok yang siap diekspor di tengah percepatan elektrifikasi (Financial Times)
JawaPos.com - Berbagai insentif dan efisiensi biaya yang ditawarkan sepeda motor listrik dinilai semakin menarik perhatian masyarakat. Selain biaya operasional yang lebih rendah, kendaraan listrik roda dua juga dikenal memiliki kebutuhan perawatan yang lebih minim dibandingkan motor berbahan bakar minyak.
Bahkan, harga baterai sebagai komponen utama diperkirakan akan semakin terjangkau dalam beberapa tahun ke depan.
Namun di balik sejumlah keunggulan tersebut, masih ada satu faktor yang kerap menjadi pertimbangan utama konsumen Indonesia sebelum membeli kendaraan, yakni nilai jual kembali. Aspek ini dinilai masih menjadi tantangan bagi industri motor listrik karena pasar kendaraan bekasnya belum terbentuk sekuat motor konvensional.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), R Hanggoro Ananta Khrisna mengakui bahwa persoalan nilai jual kembali masih menjadi pekerjaan rumah bagi industri kendaraan listrik roda dua.
“Nilai jual kembali ini yang mungkin masih jadi PR, karena masyarakat Indonesia kebanyakan beli kendaraan pasti berpikir nilai jual kembali,” ujar Hanggoro saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (18/6).
Meski demikian, ia menilai secara keseluruhan biaya kepemilikan motor listrik masih lebih ekonomis dibandingkan motor konvensional. “Kalau secara general sih masih lebih murah motor listrik. Minim perawatan, pajak juga masih belum dikenakan,” katanya.
Selain itu, Hanggoro memperkirakan harga baterai motor listrik akan semakin kompetitif dalam beberapa tahun mendatang. Meski begitu, ia mengakui pasar motor listrik bekas saat ini masih belum berkembang signifikan. Kendati demikian, Hanggoro optimistis pasar tersebut akan tumbuh seiring meningkatnya jumlah motor listrik yang beredar di Indonesia.
“Saya cukup yakin pertumbuhan sepeda motor listrik bekas juga akan meningkat seiring meningkatnya motor listrik di tanah air,” ungkapnya.
Menurut dia, dukungan pemerintah tetap diperlukan untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional sehingga kepercayaan masyarakat terhadap motor listrik, termasuk pasar kendaraan bekasnya, semakin meningkat.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
