Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Juli 2026 | 01.10 WIB

CEO SK Hynix Prediksi Tahun Depan Industri Chip Hadapi Krisis Pasokan Terburuk

Ilustrasi: Komponen dalam semikonduktor. (Florence Lo/Reuters). - Image

Ilustrasi: Komponen dalam semikonduktor. (Florence Lo/Reuters).

JawaPos.com - Industri semikonduktor global diperkirakan akan menghadapi tekanan pasokan memori yang semakin berat dalam beberapa tahun kedepan. CEO SK Hynix, Kwak Noh-jung, bahkan memperkirakan 2027 akan menjadi periode dengan kekurangan pasokan memori paling parah sepanjang sejarah industri.

Menurut Kwak, lonjakan kebutuhan chip untuk mendukung perkembangan kecerdasan buatan (AI) terus melampaui kemampuan produsen dalam meningkatkan kapasitas produksi. Kondisi tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga setelah 2030.

Seperti dilansir dari Reuters, Kwak mengatakan perusahaan melihat ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan semakin sulit dihindari. "Kami memperkirakan bahwa tahun depan akan menjadi tahun terburuk dalam sejarah industri dari perspektif pasokan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kapasitas produksi perusahaan belum mampu mengimbangi permintaan yang terus meningkat dari pelanggan.

"Permintaan pelanggan kami terus meningkat, sementara kapasitas kami memiliki keterbatasan. Kami masih memperkirakan bahwa permintaan pelanggan akan tetap lebih tinggi daripada kapasitas pasokan kami bahkan setelah tahun 2030. Tetapi kami melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah ini,” jelasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan bertepatan dengan debut saham SK Hynix di Nasdaq. Perusahaan asal Korea Selatan itu kini menjadi salah satu pemain utama dalam rantai pasok AI berkat posisinya sebagai pengembang terdepan memori bandwidth tinggi (High Bandwidth Memory/HBM), komponen yang banyak digunakan pada chip AI Nvidia.

Meski permintaan terus meningkat, SK Hynix tetap melanjutkan ekspansi kapasitas produksinya. Selain mengembangkan fasilitas di Korea Selatan, perusahaan juga mempertimbangkan pembangunan pabrik wafer baru di luar negeri.

Amerika Serikat menjadi salah satu kandidat lokasi investasi, bersama Jepang dan sejumlah negara di Asia Tenggara. Namun, Kwak menegaskan keputusan akhir belum diambil. Perusahaan masih mengevaluasi lokasi yang mampu menyediakan lahan, pasokan listrik, air, tenaga kerja terampil, serta biaya produksi yang kompetitif.

Di Korea Selatan, SK Hynix tengah memperluas fasilitas di Icheon, Cheongju, dan Yongin sebagai bagian dari rencana pemerintah untuk meningkatkan kapasitas produksi chip nasional dalam lima tahun ke depan. Bersama Samsung Electronics, perusahaan juga berkomitmen menginvestasikan sekitar 400 triliun won untuk pembangunan kompleks manufaktur semikonduktor baru.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore