Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 September 2026 | 00.04 WIB

Temukan 93 Persen Sampel Tak Sesuai, Pemerintah Kejar Oknum Permainan Beras Fortifikasi

Mentan Andi Amran Sulaiman. (Istimewa) - Image

Mentan Andi Amran Sulaiman. (Istimewa)

JawaPos.com – Hasil pengujian laboratorium terhadap beras yang diklaim sebagai produk fortifikasi menunjukkan 93 persen sampel yang diperiksa tidak memenuhi ketentuan.

Terkait ini, Menteri Pertanian (Mentan) yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman bakal menelusuri produk dan pelaku usaha di balik dugaan penyalahgunaan klaim tersebut.

“Masalahnya adalah sementara kita selidiki, tapi sesuai hasil lab, 93 persen yang kita cek fortifikasi melanggar. Bayangkan itu disampaikan bahwa fortifikasi ini beras bervitamin, ternyata tidak ada,” ujar Amran saat meninjau sawah di Sukamandi, Jawa Barat, dikutip Kamis (3/9).

Menurutnya, persoalan tersebut menjadi semakin serius karena terdapat produk yang diklaim sebagai beras fortifikasi namun dipasarkan dengan harga jauh lebih tinggi. Pemerintah mencermati kondisi tersebut karena konsumen membeli produk dengan nilai tambah berupa kandungan zat gizi tertentu yang seharusnya dapat dipertanggungjawabkan.

“Katakanlah harganya Rp 13.500, dijual dengan harga Rp 40.000. Kasihan ini konsumen,” tegas Amran.

Ia menambahkan, apabila produk dengan klaim fortifikasi dijual dengan harga jauh lebih tinggi tetapi tidak memenuhi kandungan gizi yang dipersyaratkan, konsumen berpotensi mengalami kerugian secara ekonomi.

“Bayangkan per kilo selisih Rp 22.000 atau Rp 20.000 ini bukan harga keuntungan, tapi penipuan,” ujarnya.

Temuan tersebut merupakan bagian dari pengawasan yang terus dilakukan Bapanas terhadap produk beras yang beredar di masyarakat, termasuk beras fortifikasi dan beras dengan klaim diperkaya zat gizi.

Pengawasan yang masih berlangsung hingga saat ini telah mencakup 178 sampel beras fortifikasi di 11 provinsi, dengan temuan ketidaksesuaian pada aspek pelabelan, mutu, maupun kandungan gizi produk.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore