
Armada bus DAMRI. (Redbus)
JawaPos.com - Damri Cabang Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggandeng perusahaan otobus (PO) lokal untuk menyiapkan shuttle bus penonton MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober 2026.
General Manager Damri Cabang Mataram Zuryani mengatakan, kesiapan penuh perusahaan pelat merah ini untuk mendukung kelancaran ajang MotoGP Mandalika, seperti tahun-tahun sebelumnya, sehingga Damri kembali dipercaya sebagai operator shuttle bus resmi.
"Seperti tahun-tahun lalu, kesiapan dari unit kami yang beroperasi di shuttle bus, kami juga siap untuk bertugas di MotoGP tahun ini," ujarnya dikutip dari Antara, Senin (28/9).
Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan armada sesuai kesepakatan dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan ITDC.
"Sesuai dengan kesepakatan MGPA dengan Damri, kami menyiapkan 118 bus baik medium bus maupun Haice," kata Zuryani.
Sebanyak 118 unit tersebut akan melayani shuttle di dalam kawasan. Untuk rutenya, Damri akan melayani beberapa gate dan beberapa hub sesuai dengan titik kedatangan penumpang yang telah ditetapkan oleh ITDC bersama pemerintah.
Sedangkan untuk shuttle luar kawasan, Damri menyiapkan 4 unit bus besar. Untuk sementara, layanan shuttle luar ini ditangani oleh Dinas Perhubungan NTB.
Zuryani menjelaskan, jumlah armada setiap tahun berbeda karena selalu ada evaluasi usai pelaksanaan. Pada 2025 lalu, Damri bertugas di shuttle luar, sedangkan pada 2024 di shuttle dalam.
"Dari tahun ke tahun jumlahnya berbeda karena setiap pelaksanaan ada evaluasi. Tapi setiap tahun keterlibatan Damri selalu ada untuk ikut berperan dan menyukseskan kegiatan nasional maupun internasional," ujarnya pula.
Untuk antisipasi, Damri juga menyiapkan mitigasi terkait potensi penumpang tertukar gelang.
"Antisipasi bukan hal baru, mitigasi kami terkait penumpang tertukar gelang, sehingga kami koordinasi dengan shuttle luar. Perlu ada filter sejak dini, perlu menanyakan tiket apa atau pakai gelang apa sehingga tertukar gelang ini bisa diminimalisir," ujar Zuryani.
Pelayanan shuttle akan berlangsung selama 3 hari. Zuryani memastikan biaya operasional ditanggung oleh Damri sesuai instruksi pemerintah.
"Untuk biaya ditanggung oleh Damri, karena kami yang menyanggupi sesuai instruksi sehingga kami dipercayakan oleh pemerintah. Ketersediaan unit dan petugas tersedia dan menguasai gate," katanya menegaskan.
Ia menyatakan untuk pelayanan shuttle bus tersebut, Damri menggandeng sejumlah PO yang ada di daerah, sehingga ada PO swasta dan Damri. Namun secara pertanggungjawaban ada di Damri.
"Karena kita tidak ingin PO lokal jadi penonton. Prioritas sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM)," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022