
Toko Uniqlo di Chengdu, Tiongkok yang merupakan bagian dari bisnis Fast Retailing. (Fast Retailing)
JawaPos.com - Fast Retailing Co., Ltd., induk perusahaan UNIQLO, mencatat rekor kinerja keuangan selama lima tahun berturut-turut. Pada tahun fiskal 2026 yang berakhir 31 Agustus, pendapatan perusahaan mencapai JPY 3,96 triliun atau sekitar Rp 447,85 triliun, tumbuh 16,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan pendapatan tersebut diikuti pertumbuhan laba bisnis sebesar 30,4 persen menjadi JPY 718,4 miliar atau sekitar Rp 81,18 triliun. Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan naik 23,4 persen menjadi JPY 802,5 miliar atau Rp 90,68 triliun.
Adapun laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai JPY 542,5 miliar atau sekitar Rp 61,30 triliun. Angka tersebut meningkat 25,3 persen secara tahunan.
Fast Retailing menyebut pertumbuhan kinerja ditopang kenaikan pendapatan dan laba bisnis UNIQLO di seluruh wilayah operasional. Perusahaan juga memperkuat koordinasi produk, tampilan toko, dan komunikasi dengan pelanggan, serta membuka toko berkualitas tinggi untuk memperkenalkan nilai LifeWear.
Secara regional, UNIQLO International membukukan pendapatan JPY 2,41 triliun atau sekitar Rp 272,45 triliun, meningkat 26,2 persen. Laba bisnis segmen ini melonjak 44,1 persen menjadi JPY 439,8 miliar atau sekitar Rp 49,70 triliun.
Wilayah Amerika Utara dan Eropa menjadi salah satu pendorong pertumbuhan. Pendapatan UNIQLO di Amerika Utara naik 34,6 persen menjadi JPY 364,9 miliar atau sekitar Rp 41,23 triliun, sedangkan Eropa tumbuh 38,7 persen menjadi JPY 512,6 miliar atau sekitar Rp 57,92 triliun.
Untuk pertama kalinya, gabungan penjualan Amerika Utara dan Eropa melampaui penjualan di wilayah Tiongkok Raya. Nilainya juga lebih besar dibandingkan gabungan pasar Korea Selatan, Asia Tenggara, India, dan Australia.
Di Tiongkok Raya, pendapatan meningkat 11,3 persen menjadi JPY 724 miliar atau sekitar Rp 81,81 triliun. Laba bisnisnya tumbuh 24,6 persen menjadi JPY 112 miliar atau sekitar Rp 12,66 triliun.
Sementara itu, UNIQLO Jepang mencatat pendapatan JPY 1,08 triliun atau sekitar Rp 122,59 triliun, naik 5,7 persen. Laba bisnisnya meningkat 8,1 persen menjadi JPY 196 miliar atau sekitar Rp 22,15 triliun.
Fast Retailing memperkirakan pertumbuhan kinerja berlanjut pada tahun fiskal 2027. Perusahaan menargetkan pendapatan konsolidasi JPY 4,45 triliun atau sekitar Rp 502,85 triliun, meningkat 12,3 persen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022