JawaPos Radar | Iklan Jitu

Neraca Dagang RI Masih Defisit Dengan Tiongkok

15 Februari 2019, 11:54:47 WIB
Neraca Dagang RI Masih Defisit Dengan Tiongkok
Ilustrasi (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2019 mengalami defisit sebesar USD 1,16 miliar. Angka itu mengalami sedikit kenaikan dibanding bulan Desember 2018 yang tercatat sebesar USD 1,03 miliar di Desember 2018.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, neraca dagang Indonesia masih defisit terhadap beberapa negara seperti Tiongkok, Thailand dan Australia. Deifist dengan Thailand USD 261 juta dan Australia USD 208 juta.

"Yang paling parah defisit dengan Tiongkok yaitu USD 2,43 miliar," ujarnya di kantor pusat BPS, Jakarta, Jumat (15/2).

Sementara itu Indonesia neraca dagangnya tercatat masih surplus terhadap Amerika Serikat, India hingga Belanda. "Dengan AS pada Januari 2019 masih surplus USD 805 juta," tambahnya.

Adapun nilai ekspor Indonesia pada Januari 2019 sebesar USD 13,87 miliar atau turun 3,24 persen dibanding ekspor Desember 2018. Secara year on year (yoy) pada Januari 2018 juga turun 4,70 persen.

Ekspor migas pada Januari 2019 tercatat menurun 3,24 persen dibanding Desember 2018, yaitu dari USD 14.333,2 juta menjadiaa USD 13.869,0 juta. Demikian juga dibanding Januari 2018, ekspor menurun 4,70 persen.

"Ekspor nonmigas Januari 2019 mencapai USD 12,63 miliar, naik tipis 0,38 persen dibanding Desember 2018," tandasnya.

 

Editor           : Teguh Jiwa Brata
Reporter      : Hana Adi

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini